Negara dengan Kematian Akibat Polusi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan ke-4

Senin, 11 Januari 2021 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Negara dengan Kematian Akibat Polusi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan ke-4


Kematian akibat polusi : 232.974 setahun

Beberapa kota di Indonesia masuk dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia yang dirilis LSM bernama IQAir. Bahkan, 5 kota di Indonesia menjadi kota dengan kualitas udara paling buruk di Asia Tenggara. Dalam daftar negara paling berpolusi (PM2.5) di dunia pada 2019, Indonesia menduduki ranking 6 dengan rata-rata PM2,5 sebesar 51,7. (Baca juga: Phytagoras Yakin Manusia dan Kacang Masih Ada Hubungan Darah)

Sebanyak 5 kota di Indonesia mengisi lima besar kota dengan udara terkotor di Asia Tenggara. Tangerang Selatan menjadi kota dengan kualitas udara paling buruk di Asia Tenggara. Rata-rata PM2.5 di Tangerang Selatan pada 2019 sebesar 81,3 μg/m3. Tangerang Selatan menempati posisi 24 daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

5. Pakistan

Negara dengan Kematian Akibat Polusi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan ke-4


Kematian akibat polusi : 223.836 setahun

Menurut sebuah laporan, Pakistan menjadi negara dengan lingkungan hidup terburuk di dunia, dengan
lebih dari 310.000 kematian per tahun akibat polusi . Peshawar, Rawalpindi dan Karachi adalah tiga kota di Pakistan yang punya index polusi paling tinggi.

Lingkungan hidup di tiga kota tersebut pun di bawah kualitas standar dengan berbagai pabrik berdiri di sana. Hal ini pada akhirnya memaksa pemerintah setempat memaksa perusahaan industri untuk memasang filter pembersih udara. Hingga saat ini Pakistan masih berupaya membenahi lingkungan hidup warganya yang tak pernah jauh dari polusi industri dan kendaraan.

6.Bangladesh

Negara dengan Kematian Akibat Polusi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan ke-4


Kematian akibat polusi : 207.922 setahun

Sejak dulu Bangladesh masih berjuang dari julukan negara dengan lingkungan hidup terburuk di dunia.
Undang-undang perlindungan lingkungan ada di Bangladesh, tetapi di sini justru menjadi pusat industri tekstil terbesar di Asia. The New York Times melaporkan bagaimana pabrik-pabrik perusahaan tersebut mengalirkan limbah beracun ke sumber-sumber air lokal, merusak sawah, stok ikan, dan persediaan air minum. Kadang-kadang baunya sangat kuat dan berbahaya bagi kehidupan di sekitarnya. (Baca juga: Virus Corona Mutasi Inggris Terbukti 50% Cepat Menular)

7. Amerika Serikat (AS)

Negara dengan Kematian Akibat Polusi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan ke-4


Kematian akibat polusi : 196.930 setahun

Menurut laporan "State of the Air 2019" dari American Lung Association, Kota California berada di nomor satu kota di AS dengan kualitas udara terburuk. Sejumlah kota lain yang memiliki polusi terbesar adalah Los Angeles-Long Beach, Visalia, Bakersfield, Fresno-Madera-Hanford, dan Sacramento-Roseville.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polusi Udara Melanda...
Polusi Udara Melanda New Delhi, Warga Serukan Demonstrasi Massal
5 Daerah di Dunia yang...
5 Daerah di Dunia yang Pernah Tercemar Radioaktif dari Pengolahan Logam, Salah Satunya Serpong
Meningkatnya Polusi...
Meningkatnya Polusi Udara di China Perparah Angka Kematian Masyarakat
Deretan Negara yang...
Deretan Negara yang Memiliki Kualitas Udara Terburuk di Dunia, Apakah Termasuk Indonesia?
Malaysia Bersiap Tutup...
Malaysia Bersiap Tutup Sekolah karena Kabut Asap Parah, Salahkan Indonesia
5 Kota Minim Polusi...
5 Kota Minim Polusi di Dunia, Nomor Terakhir Sudah Menggunakan Kendaraan Hidrogen
Dukung Polisi Denda...
Dukung Polisi Denda Perusahaan Pencemar Lingkungan, Sahroni: Normalisasi Perusakan Ekologis sebagai Kejahatan Berat!
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved