Berbahaya, Jenderal Tertinggi AS Didesak Blokir Trump dari Kode Nuklir

Sabtu, 09 Januari 2021 - 05:51 WIB
loading...
A A A
Para legislator Demokrat telah merancang pasal pemakzulan untuk Trump karena menghasut kekerasan di Capitol dan menyerukan penggunaan Amandemen ke-25, yang memungkinkan kabinet presiden dan wakil presiden untuk mencopotnya dari jabatan jika dia tidak dapat menjalankan tugasnya.

Para legislator Republik pada awalnya tegas dalam teguran mereka terhadap Trump setelah kekacauan Capitol, tetapi beberapa dari mereka telah melunakkan nadanya setelah presiden merilis video dengan nada rekonsiliasi pada Kamis malam, di mana dia mengecam kekerasan dan mengakui pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden.
Berbahaya, Jenderal Tertinggi AS Didesak Blokir Trump dari Kode Nuklir

Amandemen ke-25, yang tidak pernah digunakan dalam sejarah AS, secara luas dianggap hanya berfungsi jika presiden dilumpuhkan, atau menjadi nakal.

Jika Trump berada dalam kondisi seperti itu, Wakil Presiden Mike Pence harus menyetujui penggunaannya, bersama dengan mayoritas kabinet presiden. Trump akan dapat menolak penggunaannya dalam surat kepada Kongres, yang pada akhirnya Kongres yang akan memutuskan.

Pence, yang ikut mengesahkan kemenangan Biden pada hari Rabu setelah perusuh menyerbu gedung US Capitol, dilaporkaan tidak menyetujui penggunaan Amandemen ke-25 Konstitusi AS.

Anggota kabinet Trump, termasuk istri Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell; Menteri Transportasi Elaine Chao, telah mengajukan pengunduran diri, yang memungkinkan Trump untuk menunjuk penggantinya minggu depan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved