Penguatan Sektor Kesehatan hingga Perlindungan WNI Jadi Fokus Diplomasi RI pada 2021
Rabu, 06 Januari 2021 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia, tegasnya, akan terus berusaha agar terdapat kemajuan penyelesaian isu Rakhine State. Indonesia juga, papar Retno, akan terus memajukan kerja sama konkrit dalam konteks ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.
"Indonesia akan melanjutkan komitmen untuk pemajuan dan perlindungan HAM, antara lain melalui penyampaian Universal Periodic Review (UPR) untuk ke-4 kalinya. Proses menuju ratifikasi Konvensi Penghilangan Orang Secara Paksa (CPED)," ungkapnya.
"Menyelenggarakan ASEAN Human Rights Dialogue. Pelaksanaan RANHAM generasi ke-5 dengan fokus percepatan pemajuan dan penghormatan HAM terhadap perempuan, anak, penyandang disabilitas dan masyarakat adat," jelas Retno. ( Baca juga: DPR Minta Pemerintah Pastikan Pemilik Drone dan Segera Lakukan Diplomasi )
Dia kemudian mengatakan, Indonesia juga akan terus berperan aktif dalam isu kemanusiaan dengan mempersiapkan ketuanrumahan Indonesia pada Global Platform for Disaster Risk Reduction tahun 2022, menyelenggarakan pertemuan kedua Konferensi Regional tentang Bantuan Kemanusiaan dan Konferensi Regional tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia.
"Mulai tahun ini Indonesia akan memulai keanggotaannya pada Dewan Ekonomi dan Sosial PBB. Beberapa prioritas Indonesia antara lain, memajukan agenda pemulihan ekonomi dan ketahanan sosial, memperkuat sektor UMKM pasca pandemi, mendorong pencapaian SDGs pasca pandemi antara lain dengan mendorong mekanisme pembiayaan campuran inovatif," tukasnya.
"Indonesia akan melanjutkan komitmen untuk pemajuan dan perlindungan HAM, antara lain melalui penyampaian Universal Periodic Review (UPR) untuk ke-4 kalinya. Proses menuju ratifikasi Konvensi Penghilangan Orang Secara Paksa (CPED)," ungkapnya.
"Menyelenggarakan ASEAN Human Rights Dialogue. Pelaksanaan RANHAM generasi ke-5 dengan fokus percepatan pemajuan dan penghormatan HAM terhadap perempuan, anak, penyandang disabilitas dan masyarakat adat," jelas Retno. ( Baca juga: DPR Minta Pemerintah Pastikan Pemilik Drone dan Segera Lakukan Diplomasi )
Dia kemudian mengatakan, Indonesia juga akan terus berperan aktif dalam isu kemanusiaan dengan mempersiapkan ketuanrumahan Indonesia pada Global Platform for Disaster Risk Reduction tahun 2022, menyelenggarakan pertemuan kedua Konferensi Regional tentang Bantuan Kemanusiaan dan Konferensi Regional tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia.
"Mulai tahun ini Indonesia akan memulai keanggotaannya pada Dewan Ekonomi dan Sosial PBB. Beberapa prioritas Indonesia antara lain, memajukan agenda pemulihan ekonomi dan ketahanan sosial, memperkuat sektor UMKM pasca pandemi, mendorong pencapaian SDGs pasca pandemi antara lain dengan mendorong mekanisme pembiayaan campuran inovatif," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :