Amerika Serikat Akan Segera Buka Lockdown

Jum'at, 17 April 2020 - 08:16 WIB
loading...
A A A
Sementara Gubernur Connecticut, Maryland, New York dan Pennsylvania merekomendasikan penduduk untuk mengenakan masker ketika bepergian. Pusat Kontrol dan Pencegah Penyakit (CDC) AS merekomendasikan masker sebagai cara untuk memperlambat penyebaran virus. “Jika kamu pergi ke luar rumah dan kamu tidak bisa menjaga jarak, kamu harus mengenakan masker,” kata Gubernur New York Andrew Cuomo.

Imbauan tersebut juga diberlakukan di New Jersey dan Los Angeles pada pekan lalu. Gubernur California Gavin Newsom juga menyarankan para penduduknya untuk mengenakan masker. “Kita akan kembali ke kehidupan normal, kita akan kembali normal,” kata Gubernur Connecticut Ned Lamont.

Namun demikian, kondisi di medan tempur melawan Covid-19 di rumah sakit New York justru masih parah. Para pekerja medis menghadapi ancaman kesehatan di garda depan. Reuters mencatat lebih dari 50 dokter, perawat dan petugas medis meninggal karena terpapar virus corona. Sedikitnya, 16 petugas medis meninggal di New York. “Ruang gawat darurat rumah sakit seperti zona perang,” kata Raj Aya, suami Madhvi Aya, seorang asisten dokter di Brooklyn, New York, yang meninggal dunia.

Apalagi jumlah kematian di Kota New York akibat wabah virus korona tiba-tiba melonjak menjadi 10.367 orang dengan tambahan 3.778 jiwa. Itu menunjukkan lonjakan kematian sebanyak 60%. "Di balik setiap kematian, ada teman, anggota keluarga, orang tercinta. Kami kini fokus memastikan bahwa setiap warga New York yang meninggal akibat Covid-19 dihitung," ujar Komisioner Kesehatan Kota New York, Oxiris Barbot.

Mark Levine, selaku Kepala Dewan Kesehatan Kota New York, berpendapat bahwa meskipun jumlah kematian telah disesuaikan, angka itu amat mungkin di bawah angka kematian sebenarnya. "Ada tambahan 3.017 kematian di atas taraf normal bulan lalu, tidak diketahui kaitannya dengan Covid-19," katanya.

Sementara itu, Trump juga memerintahkan pemerintahannya untuk menyelidiki apakah virus korona muncul dari sebuah laboratorium di Wuhan, China. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengungkapkan, Beijing harus “berterus terang” tentang apa yang mereka ketahui.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved