Amerika Serikat Akan Segera Buka Lockdown

Jum'at, 17 April 2020 - 08:16 WIB
loading...
A A A
Itu bertujuan mengungkap kenapa sumber virus korona itu masih misterius. Jenderal Mark Milley, Kepala Staf Gabungan AS, menyebutkan intelijen AS mengindikasi virus korona itu terjadi secara alamiah. Itu bertentangan dengan dugaan kalau virus itu diciptakan di laboratorium di China.

Fox News melaporkan kalau virus corona berasal dari laboratorium Wuhan sebagai senjata biologis. Virus itu sebagai upaya China untuk menunjukkan upayanya mengidentifikasi dan memerangi virus yang bisa saja sama atau lebih berbahaya dibandingkan kemampuan AS. Sebelumnya pada Februari lalu, Wuhan Institute of Virology mengabaikan rumor yang menyatakan virus tersebut merupakan hasil sintesis buatan.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump ditanya tentang laporan virus itu berasal dari laboratorium di Wuhan, dia mengaku mengetahui hal itu. “Kita sedang menguji situasi menakutkan yang terjadi,” paparnya.

Namun, keputusan itu tidak sepenuhnya didukung masyarakat AS dan pemerintah negara bagian. Sebab, selain Covid-19 masih mengancam keselamatan warga, obat atau vaksin untuk mencegah virus mematikan itu juga belum ditemukan. Alhasil, pemerintah daerah tidak akan mengikuti kebijakan Trump.

Beberapa pemerintah negara bagian AS menyatakan pembukaan lockdown terlalu dini sama saja dengan bunuh diri. Mereka justru mengimbau warga untuk tetap tinggal di rumah, sekalipun jumlah pasien Covid-19 menurun. Sebagian dari mereka bahkan akan memperpanjang lockdown hingga akhir Mei. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Balas Serangan AS di...
Balas Serangan AS di Pulau Qeshm, Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain dan Kuwait
Jepang Diterjang Topan...
Jepang Diterjang Topan Dahsyat, Pemerintah kepada Warga: Selamatkan Nyawa Anda!
Rekomendasi
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved