Xi Jinping Perintahkan Tentara China Siap Perang Kapan Saja Tanpa Takut Mati
Rabu, 06 Januari 2021 - 03:35 WIB
loading...
Presiden China sekaligus Sekjen Partai Komunis China, Xi Jinping. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping memerintahkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk siap berperang kapan saja tanpa rasa takut akan kematian.
Perintah ini disampaikan saat dia mengarahkan militer untuk meningkatkan pelatihan pada tahun 2021 dan menggunakan lebih banyak teknologi canggih dalam latihannya. (Baca: Wisata Seks Dubai, Buah Normalisasi Hubungan UEA dengan Israel )
Xi tidak menyebut negara yang dianggap musuh, namun fakta bahwa China sedang berseteru dengan Amerika Serikat (AS), Taiwan dan India.
"Para komandan dan prajurit dari seluruh pasukan harus...meneruskan semangat pertempuran tanpa rasa takut akan kesulitan dan ketakutan akan kematian," bunyi perintah Xi Jinping, presiden yang juga pemimpin Komisi Militer Pusat China.
Pemimpin rezim komunis China ini mencatat bahwa tahun ini akan menjadi peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China.
Xi mengarahkan PLA untuk mendukung pelatihan garis depan dan secara substansial meningkatkan penggunaan teknologi dalam latihan. Menyebut teknologi modern sebagai "inti dari efektivitas tempur", Xi memerintahkan militer untuk menggunakan simulasi komputer dalam latihan dan mencari cara untuk menambahkan lebih banyak metode teknologi tinggi dan online ke dalam operasi mereka.
Mengutip South China Morning Post, Rabu (6/1/2021), penyebutan "perjuangan militer garis depan" yang tidak disebutkan dalam perintah umum awal tahun kepada tentara adalah penyimpangan dari perintah sebelumnya yang dikeluarkan oleh Xi, di mana PLA diberitahu untuk "mengelola krisis dan mencegah perang". (Baca juga: Iran Minta Interpol Bantu Tangkap Trump dan 47 Pejabat AS Lainnya )
Perintah ini disampaikan saat dia mengarahkan militer untuk meningkatkan pelatihan pada tahun 2021 dan menggunakan lebih banyak teknologi canggih dalam latihannya. (Baca: Wisata Seks Dubai, Buah Normalisasi Hubungan UEA dengan Israel )
Xi tidak menyebut negara yang dianggap musuh, namun fakta bahwa China sedang berseteru dengan Amerika Serikat (AS), Taiwan dan India.
"Para komandan dan prajurit dari seluruh pasukan harus...meneruskan semangat pertempuran tanpa rasa takut akan kesulitan dan ketakutan akan kematian," bunyi perintah Xi Jinping, presiden yang juga pemimpin Komisi Militer Pusat China.
Pemimpin rezim komunis China ini mencatat bahwa tahun ini akan menjadi peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China.
Xi mengarahkan PLA untuk mendukung pelatihan garis depan dan secara substansial meningkatkan penggunaan teknologi dalam latihan. Menyebut teknologi modern sebagai "inti dari efektivitas tempur", Xi memerintahkan militer untuk menggunakan simulasi komputer dalam latihan dan mencari cara untuk menambahkan lebih banyak metode teknologi tinggi dan online ke dalam operasi mereka.
Mengutip South China Morning Post, Rabu (6/1/2021), penyebutan "perjuangan militer garis depan" yang tidak disebutkan dalam perintah umum awal tahun kepada tentara adalah penyimpangan dari perintah sebelumnya yang dikeluarkan oleh Xi, di mana PLA diberitahu untuk "mengelola krisis dan mencegah perang". (Baca juga: Iran Minta Interpol Bantu Tangkap Trump dan 47 Pejabat AS Lainnya )
Lihat Juga :