Jelang Pelantikan Biden, Trump Kembali Klaim Pilpres AS Dicurangi

Selasa, 05 Januari 2021 - 19:17 WIB
loading...
Jelang Pelantikan Biden,...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengulangi klaimnya bahwa pemilihan presiden 3 November dicurangi. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengulangi klaimnya bahwa pemilihan presiden 3 November dicurangi. Klaim itu disampaikan Trump saat berbicara dalam rapat umum di Georgia sehari sebelum pemilihan Senat negara bagian.

"Tidak mungkin kami kehilangan Georgia. Tidak mungkin. Itu adalah pemilihan yang curang. Saya memiliki dua pemilihan. Saya memenangkan keduanya," kata Trump, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (5/1/2021).

Terlepas dari kemenangan Presiden terpilih Joe Biden dalam pemilihan presiden, Trump sejauh ini menolak untuk mengakui kekalahan dan telah menghabiskan dua bulan terakhir untuk menantang hasilnya.

"Jika Demokrat liberal mengambil Senat dan Gedung Putih, dan mereka tidak mengambil Gedung Putih ini. Kami akan berjuang sekuat tenaga," ucap Trump. ( Baca juga: Milisi Pro-Iran Nyatakan Tidak Berencana Serang Kedubes AS di Baghdad )

Trump sendiri diketahui telah menekan Sekeraris Negara Bagia Georgia, Brad Raffensperger dalam panggilan telepon untuk "menemukan" cukup suara untuk membalikkan hasil di negara bagian itu, yang memicu kemarahan di kalangan Demokrat.

"Tidak mungkin saya kehilangan Georgia. Kami memenangkan ratusan ribu suara," kata Trump selama panggilan telepon hari Sabtu dan meminta Raffensperger untuk mendapatkan 11.780 suara untuk mengalahkan Biden.

Biden sendiri diketahui akan dilantik sebagai Presiden baru AS pada tanggal 20 Januari mendatang. Sejauh ini, proses transisi pemerintahan tidak berjalan terlalu mulus. ( Baca juga: Tolak Hasil Pilpres, Trump Umumkan Demonstrasi Besar-besaran 6 Januari )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved