Milisi Pro-Iran Nyatakan Tidak Berencana Serang Kedubes AS di Baghdad

Senin, 04 Januari 2021 - 21:03 WIB
loading...
Milisi Pro-Iran Nyatakan...
Kataib Hezbollah, kelompok milisi yang didukung Iran mengatakan akan menahan diri untuk tidak menyerbu kedubes AS di Baghdad di tengah peringatan satu tahun pembunuhan Soleimani. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Kataib Hezbollah, kelompok milisi Irak yang didukung Iran akan menahan diri untuk tidak menyerbu Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad di tengah peringatan satu tahun pembunuhan Qasem Soleimani. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kataib Hezbollah, Abu Hussein Hamidawi.

Soleimani, komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, tewas bersama dengan pemimpin Kataib Hezbollah, Abu Mahdi al-Muhandis pada 3 Januari 2020 dalam serangan drone AS di bandara Baghdad. ( Baca juga: Iran Bantah Terlibat Serangan Kedubes AS, Sebut Trump Ketakutan )

"Kami tidak akan memasuki kedutaan iblis (kedutaan besar AS), dan kami tidak akan menggulingkan pemerintah ini, karena masih ada waktu," kata Hamidawi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (4/1/2021).

Sementara itu, menurut laporan kantor berita Shafaq, pihak berwenang Irak telah meningkatkan langkah-langkah keamanan dalam menghadapi demonstrasi peringatan satu tahun kematian Soleimani di Baghdad.

Sebelumnya, puluhan ribu rakyat Irak pendukung kelompok milisi yang didukung Iran memekikkan slogan " AS Setan Besar" dalam aksi turun ke jalan di Baghdad tengah, kemarin. ( Baca juga: Fahri Hamzah: Amerika Saja Rekonsiliasi, Masak Kita Berantem Terus )

Aksi massa pada hari Minggu itu bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS di hari-hari terakhir pemerintahan Presiden Donald Trump. Banyak di antara kerumunan itu menuntut balas dendam atas kematian Soleimani.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved