AS Kecam Keputusan Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium
Selasa, 05 Januari 2021 - 14:46 WIB
loading...
AS mengkritik pernyataan Iran bahwa mereka telah memulai proses pengayaan uranium hingga 20 persen, jauh di atas batas yang ditetapkan dalam kesepakatan nuklir. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengkritik pernyataan Iran bahwa mereka telah memulai proses pengayaan uranium hingga 20 persen, jauh di atas batas yang ditetapkan dalam kesepakatan nuklir 2015. AS menyebut hal ini sebagai bentuk "pemerasan nuklir".
Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, upaya Iran untuk "memeras" komunitas internasional dengan cara terus meningkatkan pengayaan uranium, membuat mereka akan terus menemui kegagalan. ( Baca juga: Gawat, Perang Iran Bisa Picu Krisis Dunia )
"Iran memperkaya uranium hingga 20 persen di Fordow adalah upaya yang jelas untuk meningkatkan kampanye pemerasan nuklirnya, upaya yang akan terus gagal," ucapnya, merujuk pada salah satu fasilitas nuklir Iran, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (5/1/2021).
Fasilitas nuklir Fordow seukuran lapangan sepak bola, cukup besar untuk menampung 3.000 sentrifugal, tetapi kecil dan cukup keras untuk membuat pejabat AS curiga jika fasilitas itu memiliki tujuan militer ketika mereka mengekspos situs tersebut ke publik pada tahun 2009.
Seperti diketahui, Iran terus meningkatkan pengayaan uranium di fasilitas nuklir Fordow, yang berlokasi dekat kota suci Syiah Qom, sekitar 90 kilometer barat daya Teheran, sejak AS memutuskan untuk keluar dari kesepakatan nuklir tahun 2018 lalu. ( Baca juga: Iran Akan Memperkaya Uranium Hingga 20 Persen )
Menurut kesepakatan nuklir antara Iran dan kekuatan dunia, Teheran sejatinya hanya diizinkan untuk memperkaya uranium hingga 3,67 persen saja. Para ahli mengatakan Iran sekarang memiliki cukup persediaan uranium yang diperkaya rendah untuk setidaknya dua senjata nuklir, jika memilih untuk berniat memilikinya.
Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, upaya Iran untuk "memeras" komunitas internasional dengan cara terus meningkatkan pengayaan uranium, membuat mereka akan terus menemui kegagalan. ( Baca juga: Gawat, Perang Iran Bisa Picu Krisis Dunia )
"Iran memperkaya uranium hingga 20 persen di Fordow adalah upaya yang jelas untuk meningkatkan kampanye pemerasan nuklirnya, upaya yang akan terus gagal," ucapnya, merujuk pada salah satu fasilitas nuklir Iran, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (5/1/2021).
Fasilitas nuklir Fordow seukuran lapangan sepak bola, cukup besar untuk menampung 3.000 sentrifugal, tetapi kecil dan cukup keras untuk membuat pejabat AS curiga jika fasilitas itu memiliki tujuan militer ketika mereka mengekspos situs tersebut ke publik pada tahun 2009.
Seperti diketahui, Iran terus meningkatkan pengayaan uranium di fasilitas nuklir Fordow, yang berlokasi dekat kota suci Syiah Qom, sekitar 90 kilometer barat daya Teheran, sejak AS memutuskan untuk keluar dari kesepakatan nuklir tahun 2018 lalu. ( Baca juga: Iran Akan Memperkaya Uranium Hingga 20 Persen )
Menurut kesepakatan nuklir antara Iran dan kekuatan dunia, Teheran sejatinya hanya diizinkan untuk memperkaya uranium hingga 3,67 persen saja. Para ahli mengatakan Iran sekarang memiliki cukup persediaan uranium yang diperkaya rendah untuk setidaknya dua senjata nuklir, jika memilih untuk berniat memilikinya.
(esn)
Lihat Juga :