Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir Cabut Blokade Qatar Hari Ini

Selasa, 05 Januari 2021 - 09:24 WIB
loading...
A A A
Pada Senin, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan mereka menyambut baik langkah Arab Saudi dan menyebutnya sebagai langkah penting untuk menyelesaikan perselisihan.

“Harapan kami adalah bahwa perselisihan ini mencapai resolusi yang komprehensif dan bertahan lama berdasarkan rasa saling menghormati kedaulatan negara dan sanksi lain terhadap rakyat Qatar dicabut secepat mungkin,” ujar dia.

Dia menambahkan Turki mendukung semua upaya membawa stabilitas di kawasan Teluk.

“Kushner, Utusan Timur Tengah Avi Berkowitz dan Penasihat Khusus Departemen Luar Negeri Brian Hook terbang ke kota al-Ula di Arab Saudi untuk menghadiri upacara tersebut,” ungkap pejabat AS itu.

Jika kesepakatan itu berlaku, sengketa Teluk akan ditambahkan ke serangkaian pencapaian diplomatik tim Kushner. Daftar itu mencakup kesepakatan normalisasi tahun lalu antara Israel dan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Kushner, yang juga menantu Presiden AS Donald Trump, telah mengerjakan lebih banyak kesepakatan normalisasi antara Israel dan negara-negara Arab tetapi mungkin kehabisan waktu dengan Presiden terpilih Joe Biden yang mengambil alih kursi kepresidenan pada 20 Januari.

"Ini terobosan besar. Blokade akan dicabut. Ini akan memungkinkan perjalanan antar negara serta barang. Ini akan mengarah pada lebih banyak stabilitas di kawasan," ujar pejabat AS itu.

Para diplomat di kawasan itu mengatakan bahwa Arab Saudi tertarik mendorong kesepakatan menyelesaikan perselisihan untuk menunjukkan kepada Biden bahwa mereka pembawa damai dan terbuka untuk dialog.

Amerika Serikat memiliki sekitar 10.000 tentara di Qatar, yang merupakan rumah bagi Pangkalan Udara Al Udeid. Ada ribuan tentara AS lainnya di UEA, Kuwait, Bahrain, dan Arab Saudi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
Jadi Target Rudal dan...
Jadi Target Rudal dan Drone Iran, Bahrain dan Kuwait Siaga Penuh
Media Iran Tayangkan...
Media Iran Tayangkan Video Serangan terhadap Pasukan AS, Harga Minyak Bergejolak
AS dan Iran Saling Balas...
AS dan Iran Saling Balas Serangan Rudal, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Netanyahu Perintahkan...
Netanyahu Perintahkan Militer Israel Serang Pinggiran Kota Beirut
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved