Tahun Baru, Kasus COVID-19 di AS Tembus 20 Juta

Sabtu, 02 Januari 2021 - 07:34 WIB
loading...
Tahun Baru, Kasus COVID-19...
AS mengawali tahun baru 2021 dengan mencatat rekor jumlah kasus COVID-19 yang menembus 20 juta lebih. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menandai Tahun Baru dengan melewati tonggak sejarah luar biasa terkait pandemi COVID-19 . Jumlah kasus COVID-19 di Negeri Paman Sam itu telah menembus angka 20 juta di tengah "sunyinya" perayaan tahun baru 2021 secara global akibat pandemi.

Kenyataan ini menjadi tonggak suram ketika negara-negara lain berjuang untuk mendistribusikan vaksin. Harapan seluruh dunia bahwa vaksin COVID-19 akan segera mengakhiri pandemi pada tahun 2021 telah terguncang oleh lambatnya program vaksinasi AS, yang dilanda masalah logisti dan rumah sakit yang kewalahan menerima pasien.

Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins, AS mencatat lebih dari 20 juta infeksi COVID-19 pada Jumat waktu setempat. AS sendiri selama berbulan-bulan telah mencatat jumlah infeksi dan kematian tertinggi akibat virus Corona baru di dunia.



"Jumlahnya hampir dua kali lipat dari India, yang dengan lebih dari 10,2 juta kasus memiliki infeksi terbanyak kedua di dunia," menurut Universitas Johns Hopkins seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (2/1/2021).

AS telah melihat lonjakan infeksi COVID-19 selama musim liburan, karena pertemuan dan perjalanan lintas negara telah memicu penyebaran virus. Pejabat serta petugas layanan kesehatan telah memperingatkan bahwa rumah sakit sudah mencapai batasnya dalam menerima pasien.

Universitas Johns Hopkins melaporkan minggu ini bahwa AS mencatat rekor kematian tertinggi dalam satu hari pada 30 Desember yaitu 3.927. Negara itu sekarang telah mencatat lebih dari 346.000 kematian sejak dimulainya pandemi.

Angka terbaru datang ketika pemerintahan Donald Trump gagal mencapai tujuan akhir tahun untuk memberikan vaksin COVID-19 kepada 20 juta orang.(Baca juga: Susul Inggris, India Setujui Vaksin COVID-19 AstraZeneca )

Menurut pemerintah, sekitar 2,8 juta orang di AS telah menerima vaksin pada hari terakhir tahun 2020. Jumlah ini jauh dari target.

Trump telah menghadapi kritik luas atas penanganannya terhadap pandemi, yang merupakan masalah utama dalam pemilihan presiden AS pada November lalu yang membuat pemimpin Republik itu kalah oleh calon Partai Demokrat Joe Biden.

Biden telah mengkritik peluncuran vaksin minggu ini. "Upaya untuk mendistribusikan dan mengelola vaksin tidak berjalan sebagaimana mestinya," kata Biden pada 29 Desember lalu.

Presiden terpilih AS itu telah berjanji bahwa pemerintahannya akan mengadopsi tanggapan ilmiah berdasarkan fakta terhadap pandemi COVID-19.

Hingga saat ini, AS telah menyetujui dua vaksin COVID-19 untuk penggunaan darurat: vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna Inc telah dikirimkan ke negara bagian di seluruh negera itu, yang bertanggung jawab untuk peluncurannya.(Baca juga: WHO Setuju Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech )

Petugas kesehatan dan penghuni panti jompo jangka panjang termasuk yang pertama kali diinokulasi.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved