Rusia Buka Kasus Kriminal Baru pada Pengkritik Kremlin Navalny

Rabu, 30 Desember 2020 - 13:01 WIB
loading...
Rusia Buka Kasus Kriminal...
Pengkritik Kremlin Alexei Navalny. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Investigator Rusia membuka kasus kriminal baru pada pengkritik Kremlin Alexei Navalny. Dia dituduh secara curang membelanjakan donasi publik ke organisasi yang dia kontrol untuk kepentingan pribadi.

Langkah Rusia dapat dilihat sebagai tanda terbaru Kremlin tidak ingin Navalny kembali ke Rusia. Navalny sedang menjalani pemulihan di Jerman.

Berlin dan negara-negara Barat lainnya menuduh ada upaya membunuh Navalny dengan agen saraf.

Navalny adalah salah satu pengkritik utama Presiden Vladimir Putin. Kremlin mengatakan Navalny bebas pulang seperti warga Rusia lainnya, sesuatu yang pernah dia katakan akan dia lakukan. (Baca Juga: Rusia Akui Jumlah Kematian COVID-19 Terburuk Ketiga di Dunia)

Namun, Rusia mengatakan tidak melihat bukti bahwa dia diracuni. Moskow membantah terlibat dalam insiden Agustus yang membuat Navalny pingsan di pesawat sebelum diterbangkan ke Jerman. (Lihat Infografis: Indonesia Disebut Akan Mundur dari Proyek Jet Tempur KF-X/IF-X Korsel)

Komite Investigasi Rusia yang menyelidiki kejahatan serius, pada Selasa (29/12) malam menuduh Navalny dan individu yang tidak disebutkan namanya melakukan penipuan skala besar. (Lihat Video: Vaksin Covid-19 Halal atau Haram?)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved