Kelompok Pria Bersenjata Bunuh Lebih dari 100 Orang di Ethiopia

Kamis, 24 Desember 2020 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Gashu Dugaz, pejabat senior keamanan regional, mengatakan pihak berwenang mengetahui serangan Benishangul-Gumuz dan sedang memverifikasi identitas para penyerang dan korban, tetapi tidak memberikan informasi lebih lanjut.

Daerah tersebut adalah rumah bagi beberapa kelompok etnis termasuk orang Gumuz. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir para petani dan pengusaha dari wilayah tetangga Amhara mulai pindah ke daerah tersebut, mendorong beberapa warga Gumuz mengeluh bahwa tanah subur telah diambil.

Beberapa pemimpin Amhara sekarang mengatakan bahwa beberapa tanah di wilayah itu, terutama di zona Metekel, menjadi milik mereka. Klaim itu membuat marah warga Gumuz.

“Dalam serangan sebelumnya, yang terlibat adalah orang-orang yang berasal dari 'hutan', tetapi dalam kasus ini, para korban mengatakan bahwa mereka mengenal orang-orang yang terlibat dalam serangan tersebut,” ungkap komisi HAM dalam pernyataannya.

Belay Wajera, petani di kota barat Bulen, mengatakan pada Reuters bahwa dia menghitung 82 mayat di ladang dekat rumahnya setelah penggerebekan pada Rabu.

Dia dan keluarganya terbangun karena suara tembakan dan lari keluar rumah mereka saat sejumlah pria berteriak "tangkap mereka".

Istri dan lima anaknya ditembak mati. “Saya ditembak di pantat sementara empat anak lainnya melarikan diri dan sekarang hilang,” ungkap Wajera kepada Reuters melalui telepon.

Penduduk kota lainnya, Hassen Yimama, mengatakan orang-orang bersenjata menyerbu daerah itu sekitar pukul 6 pagi.

Dia mengatakan kepada Reuters bahwa dia menghitung 20 mayat di lokasi berbeda. Dia mengambil senjatanya sendiri tetapi penyerang menembak perutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Giorgio Tak Kunjung...
Giorgio Tak Kunjung Minta Maaf ke Ruben Onsu, Nanda Persada Ingatkan Soal Reputasi
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved