AS Pulihkan Kekebalan Kedaulatan Sudan

Selasa, 22 Desember 2020 - 20:46 WIB
loading...
AS Pulihkan Kekebalan...
AS memulihkan kekebalan kedaulatan Sudan setelah menghapusnya dari daftar negara sponsor terorisme. Foto/Al Arabiya
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memulihkan kekebalan kedaulatan Sudan seiring keputusan Kongres mengesahkan undang-undang yang meresmikan langkah tersebut. Keputusan ini menyusul berakhirnya penghapusan Sudan sebagai negara sponsor teror.

Namun, undang-undang tersebut mencakup pengecualian yang memungkinkan tuntutan hukum oleh keluarga korban serangan 11 September 2001 terhadap AS yang sudah berlangsung di pengadilan untuk bergerak maju, meskipun para ahli mengatakan Sudan tidak mungkin kehilangan kasus tersebut.

Penunjukkan Sudan sebagai negara sponsor terorisme, yang ada selama hampir tiga dekade, telah membebani ekonomi Sudan dan membatasi kemampuannya untuk menerima bantuan. Bagi investor, pemulihan kekebalan kedaulatan menghilangkan lapisan risiko keuangan lainnya.



Sudan telah terlibat dalam pembicaraan dengan AS selama berbulan-bulan dan telah membayar kompensasi sebesar USD335 juta yang dinegosiasikan kepada para korban serangan al-Qaeda di kedutaan besar AS di Afrika Timur pada tahun 1998 yang telah diberikan ganti rugi yang jauh lebih tinggi oleh pengadilan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
AS Naikkan Level Ancaman...
AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya
Rekomendasi
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Berita Terkini
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved