Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Varian Baru COVID-19 di Inggris

Selasa, 22 Desember 2020 - 08:12 WIB
loading...
A A A
Salah satu mutasi pada varian baru memengaruhi salah satu dari tiga target genom yang digunakan oleh beberapa tes PCR. Ini berarti bahwa dalam pengujian tersebut, area target, atau "saluran", akan menjadi negatif.

"Ini telah memengaruhi kemampuan beberapa tes untuk mendeteksi virus," kata Robert Shorten, pakar mikrobiologi di Association for Clinical Biochemistry & Laboratory Medicine.

Karena tes PCR umumnya mendeteksi lebih dari satu target gen, bagaimanapun, mutasi pada protein spike hanya mempengaruhi tes sebagian, mengurangi risiko hasil negatif palsu.

Apakah Ada varian SARS-CoV-2 Penting Lainnya?
Iya. Strain virus penyebab COVID-19 telah muncul dalam beberapa bulan terakhir di Afrika Selatan, Spanyol, Denmark, dan negara-negara lain yang juga menimbulkan kekhawatiran.

Namun sejauh ini, tidak ada yang ditemukan mengandung mutasi yang membuatnya lebih mematikan, atau lebih mungkin untuk menghindari vaksin atau pengobatan.

Apakah Varian Baru Ini Berasal dari Inggris?
Vallance mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia mengira varian baru mungkin telah dimulai di Inggris. Beberapa ilmuwan di Eropa memuji keahlian Inggris dalam pengawasan genom untuk mengidentifikasi mutasi.

"Inggris memiliki salah satu program surveilans genetik paling komprehensif di dunia, 5 persen sampai 10 persen semua sampel virus diuji secara genetik. Beberapa negara lebih baik," kata Steven Van Gucht, kepala penyakit virus di Institut Kesehatan Belgia, dalam konferensi pers pada hari Senin, seperti dilansir Reuters, Selasa (22/12/2020).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Nikel Terbesar di Dunia, Ada yang dari RI?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved