Mutasi Baru COVID-19: Ini 40 Negara Larang Turis asal Inggris, Indonesia Belum

Selasa, 22 Desember 2020 - 07:30 WIB
loading...
A A A
Amerika Serikat: Gubernur negara bagian New York mengatakan dia menginginkan larangan penerbangan dari Inggris ke New York City.

Peru: Penerbangan komersial yang ditangguhkan dari Eropa selama dua minggu ke depan.

El Salvador: Dilarang masuk bagi siapa pun yang bepergian dari Inggris dan Afrika Selatan.

Chili: Menangguhkan penerbangan langsung dengan Inggris dan melarang masuknya orang asing yang telah berada di Inggris dalam dua minggu terakhir.

Argentina: Penerbangan komersial yang ditangguhkan ke dan dari Inggris.

Israel: Awalnya melarang penerbangan dari Inggris, Denmark dan Afrika Selatan kemudian memperketat pembatasan Senin, melarang warga negara asing memasuki negara itu selama 10 hari.

Iran: Penerbangan yang ditangguhkan ke Inggris selama dua minggu mulai Senin. Semua pesawat Iran diperintahkan untuk kembali ke Iran dari Inggris tanpa penumpang.

Turki: Penerbangan yang ditangguhkan dari Inggris, Denmark, Belanda, dan Afrika Selatan untuk sementara, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Yordania: Melarang penerbangan dari Inggris hingga 3 Januari, baik penerbangan langsung maupun tidak langsung.

Sudan: Melarang pelancong yang datang dari Inggris, Belanda, dan Afrika Selatan, mulai Senin hingga 5 Januari.

Tunisia: Hubungan udara yang ditangguhkan dengan Inggris, Afrika Selatan dan Australia, mulai Senin ini dan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Siapapun yang pernah tinggal atau transit melalui negara-negara ini tidak akan diizinkan mengakses Tunisi

Indonesia memang pernah mengeluarkan larangan masuk bagi pelancong asal Inggris pada Maret 2020 atau sebelum munculnya varian baru COVID-19. Sejuh ini belum ada pembaruan tentang larangan tersebut yang dikeluarkan pemerintah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved