Penasihat FDA Rekomendasikan Vaksin COVID-19 Moderna

Jum'at, 18 Desember 2020 - 10:23 WIB
loading...
A A A
Moderna mengembangkan vaksin tersebut dengan National Institute of Allergy and Infectious Diseases, bagian dari National Institutes of Health. Perusahaan juga menerima dana untuk penelitian dan pengembangan dari Operation Warp Speed.

Jika diizinkan, vaksin itu untuk orang dewasa, 18 tahun ke atas.

Minggu lalu, FDA mengesahkan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas. Hampir 3 juta dosis vaksin itu sesuai target untuk dikirimkan minggu ini ke petugas kesehatan dan orang-orang di fasilitas perawatan jangka panjang. Kelompok dosis kedua telah disediakan untuk suntikan kedua, diberikan 21 hari setelah suntikan pertama.

Vaksin Moderna juga diberikan dalam dua dosis, tetapi selang 28 hari. Uji klinis menunjukkan vaksin itu 94 persen efektif dalam mencegah gejala penyakit dalam dua minggu setelah dosis kedua. Pfizer telah terbukti sama efektifnya.

Vaksin dari Pfizer dan Moderna bekerja dengan cara yang sama, menggunakan potongan kecil kode genetik yang disebut messenger RNA, atau mRNA, untuk mendorong sistem kekebalan memproduksi antibodi terhadap virus corona, tanpa menggunakan potongan-potongan virus itu sendiri.

Ini adalah vaksin pertama yang diizinkan untuk digunakan.(Baca juga: Fauci Sebut Trump dan Biden Harus Segera Terima Vaksin Covid-19 )

Reaksi fisik apa pun terhadap suntikan - dari sedikit kemerahan di tempat suntikan hingga anafilaksis yang mengancam jiwa - akan diikuti dengan seksama. Ini sebagian besar disebabkan oleh empat kasus reaksi alergi parah yang diketahui terhadap vaksin Pfizer.

Dua petugas kesehatan di Alaska mengalami reaksi alergi setelah menerima suntikan Pfizer minggu ini, dan reaksi alergi parah juga dilaporkan pada dua petugas kesehatan di Inggris minggu lalu.

Peristiwa tersebut masih diselidiki, dan tidak jelas apakah ada satu komponen atau bahan dalam vaksin Pfizer yang dapat menyebabkan reaksi tersebut.

Dalam rapat dewan penasihat hari Kamis, perwakilan dari Moderna mengatakan bahwa di antara lebih dari 30.000 peserta uji klinis, tidak ada kasus anafilaksis yang tampaknya terkait. Seorang peserta mengalami anafilaksis 63 hari setelah mendapatkan dosis kedua. Reaksi ini biasanya terjadi segera setelah terpapar alergen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved