Fauci Sebut Trump dan Biden Harus Segera Terima Vaksin Covid-19

Rabu, 16 Desember 2020 - 18:20 WIB
loading...
Fauci Sebut Trump dan...
Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat (AS) atau NIAID, Anthony Fauci mengatakan, Joe Biden dan Donald Trump harus segera divaksinasi. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat (AS) atau NIAID, Anthony Fauci mengatakan, Joe Biden dan Donald Trump harus segera divaksinasi. AS diketahui telah memulai vaksinasi massal untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

"Untuk alasan keamanan, saya sangat yakin bahwa kami harus memvaksinasi mereka secepat mungkin," kata Fauci saat berbicara di acara Good Morning America, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (16/12/2020).

Fauci menuturkan, selain Biden, dia juga ingin Wakil Presiden AS terpilih, Kamala Harris sudah terlindungi dari virus saat mereka mulai menjabat Januari mendatang. "Jadi itu akan menjadi rekomendasi kuat saya (segera divaksinasi)," ungkapnya.( Baca juga: Presiden Jokowi Gratiskan Vaksin COVID-19, Warganet: Semoga Gak PHP )

Dia kemudian menggambarkan program vaksinasi sebagai "pahit manis" dan cahaya diujung terowongan. Tetapi, dia menekankan bahwa kecepatan peluncuran vaksin berarti bahwa ilmu pengetahuan luar biasa yang membawa dunia ke titik ini.

Pekan lalu, Administrasi Makanan dan Obat AS atau FDA menyetujui penggunaan vaksin virus Corona Pfizer, yang menurut pejabat kesehatan masyarakat memiliki kemanjuran 90 persen.( Baca juga: Viral! Video Pekerja Medis Menari Rayakan Kedatangan Vaksin Covid )

Perawat kesehatan dan pekerja garis depan lainnya, serta manula menjadi yang pertama melakukan vakinasi. Sementara itu, anak-anak muda dan mereka yang memiliki fisik yang lebih sehat akan menerima vaksinasi pada musim semi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Pemerintah Harus Antisipasi...
Pemerintah Harus Antisipasi Covid-19 Jelang Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved