Pria Kenya Dituduh Merencanakan Serangan Ala 11/9 di AS

Kamis, 17 Desember 2020 - 14:11 WIB
loading...
A A A
Abdullah sendiri mengaku tidak bersalah atas tuduhan terkait terorisme selama sidang singkat di pengadilan pada Rabu waktu setempat dan diperintahkan ditahan tanpa jaminan. Ia menghadapi hukuman penjara minimal 20 tahun jika terbukti bersalah. Pengacaranya menolak berkomentar terkait dakwaan tersebut.

"Kasus ini, yang melibatkan plot untuk menggunakan pesawat guna membunuh korban yang tidak bersalah, mengingatkan kita pada ancaman mematikan yang terus dilakukan oleh teroris Islam radikal terhadap bangsa kita," kata Asisten Jaksa Agung untuk Keamanan Nasional John Demers dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (17/12/2020).

Penjabat Jaksa Manhattan AS Audrey Strauss menyebutnya sebagai seruan mengerikan untuk mengingat kembali serangan 11 September 2001.(Baca juga: Serangan 9/11 AS: Cahaya di Lantai 105 WTC dan Jeritan Orang-orang.... )

Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2008 telah memasukkan al-Shabab, yang berarti "pemuda" dalam bahasa Arab, sebagai organisasi teroris asing. Kelompok militan ini berafiliasi dengan al-Qaeda yang berjuang untuk mendirikan negara sendiri di Somalia berdasarkan hukum Syariah.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved