Pertama Kali dalam Sejarah, AI Jadi Copilot Pesawat Militer AS

Kamis, 17 Desember 2020 - 13:46 WIB
loading...
Pertama Kali dalam Sejarah,...
Pesawat pengintai U-2 Dragon Lady. Foto/lockheedmartin.com
A A A
WASHINGTON - Sebuah lompatan besar dalam dunia kedirgantaraan dilakukan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) , USAF. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, USAF menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sebagai Copilot untuk pesawat militer mereka.

USAF mengungkapkan bahwa mereka melakukan hal itudi sebuah pesawat militer selama latihan penerbangan pada minggu ini.

Untuk diketahui, AI mengacu pada kemampuan mesin untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia, seperti belajar dari pengalaman, membuat prediksi, mengenali pola dan fungsi pemecahan masalah lainnya.



Dalam rilisnya, USAF mengonfirmasi bahwa algoritma AI digunakan untuk mengontrol sensor dan sistem navigasi pesawat pengintai U-2 Dragon Lady selama penerbangan pelatihan di Pangkalan Angkatan Udara Beale di California.

Pesawat yang digunakan selama tes ditugaskan ke Sayap Pengintai ke-9 di pangkalan udara itu. Pesawat tersebut bermesin jet tunggal, pesawat ketinggian tinggi yang menyediakan pengumpulan data intelijen di segala cuaca.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved