Isi Syarat Hamas Gencatan Senjata dengan Israel di Gaza

Senin, 29 April 2024 - 14:14 WIB
loading...
Isi Syarat Hamas Gencatan...
Hamas dan Israel sedang berupaya mencapai kesepakatan gencatan senjata terbaru dalam perang Gaza. Hamas ingin gencatan senjata jangka panjang. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Ada kesibukan baru-baru ini dalam perundingan gencatan senjata yang sedang dicapai oleh Hamas dan Israel di Jalur Gaza, Palestina.

Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS) masih tetap menjadi mediator kedua pihak yang bertikai untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Syarat dari Israel


Menurut Barak Ravid dari Axios, proposal Israel adalah gencatan senjata dengan imbalan pembebasan sandera dan pembicaraan mengenai “pemulihan ketenangan berkelanjutan” di Gaza.

Baca Juga: 5 Fakta Kelompok Ekstremis Israel Brigade Baruch Goldstein, Bantai 29 Warga Palestina di Masjid

Dalam beberapa hari terakhir, Hamas juga telah menyiarkan beberapa video bukti hidup para sandera yang diperkirakan akan ditukar pada suatu saat selama kesepakatan—yang dapat meningkatkan tekanan politik dalam negeri terhadap Israel, di mana kembalinya para sandera merupakan isu yang kuat.

Narasi “ketenangan yang berkelanjutan” menunjukkan solusi yang kurang dari “kemenangan total” yang berulang kali digembar-gemborkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang telah berjanji untuk melenyapkan Hamas.

Syarat dari Hamas


Menariknya, hal ini juga mencerminkan usulan gencatan senjata dari pejabat senior Hamas, Khalil al-Hayya.

Menurut laporan The Guardian pada Senin (29/4/2024), dia melontarkan gagasan "hudna", sebuah diksi yang digunakan dalam yurisprudensi Islam untuk menggambarkan semacam gencatan senjata jangka panjang atau “ketenangan yang berkelanjutan”.

Namun, pesan yang dihasilkan dari perundingan tersebut sangat kontradiktif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved