Pejabat Nagorno Karabakh: Azerbaijan Tangkap Tentara Armenia
Kamis, 17 Desember 2020 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Armenia pada Rabu lalu mengatakan bahwa pasukan penjaga perdamaian Rusia membantu prajurit etnis Armenia yang dikepung oleh tentara Azerbaijan untuk meninggalkan daerah dekat desa Khtsaberd dan Hin Tager di Hadrut.(Baca juga: Azerbaijan-Armenia Tukar Tahanan Perang )
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menuduh pasukan penjaga perdamaian Rusia dikepung sebentar oleh pasukan Azerbaijan selama konfrontasi pekan lalu - klaim yang segera dibantah oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
Nagorno Karabakh terletak di Azerbaijan tetapi berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh rezim Yerevan sejak perang separatis di sana berakhir pada tahun 1994. Perang itu membuat Nagorno Karabakh sendiri dan wilayah sekitarnya yang substansial berada di tangan Armenia.
Dalam 44 hari pertempuran yang dimulai pada akhir September dan menewaskan lebih dari 5.600 orang di kedua sisi, tentara Azerbaijan bergerak jauh ke dalam Nagorno-Karabakh, memaksa Armenia untuk menerima kesepakatan damai bulan lalu. Rusia mengerahkan hampir 2.000 penjaga perdamaian selama setidaknya lima tahun untuk memantau perjanjian dan memfasilitasi kembalinya para pengungsi.
Kesepakatan damai mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh Armenia, memicu lebih dari sebulan aksi protes yang menyerukan pengunduran diri Pashinyan — yang telah menolak tuntutan untuk mundur. Sekitar 25.000 demonstran berbaris melintasi ibu kota Armenia, Yerevan, meneriakkan "Nikol kamu pengkhianat!" dan "Armenia tanpa Nikol!"(Baca juga: Demonstran Armenia Serbu Gedung Pemerintah, Desak PM Mundur )
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menuduh pasukan penjaga perdamaian Rusia dikepung sebentar oleh pasukan Azerbaijan selama konfrontasi pekan lalu - klaim yang segera dibantah oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
Nagorno Karabakh terletak di Azerbaijan tetapi berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh rezim Yerevan sejak perang separatis di sana berakhir pada tahun 1994. Perang itu membuat Nagorno Karabakh sendiri dan wilayah sekitarnya yang substansial berada di tangan Armenia.
Dalam 44 hari pertempuran yang dimulai pada akhir September dan menewaskan lebih dari 5.600 orang di kedua sisi, tentara Azerbaijan bergerak jauh ke dalam Nagorno-Karabakh, memaksa Armenia untuk menerima kesepakatan damai bulan lalu. Rusia mengerahkan hampir 2.000 penjaga perdamaian selama setidaknya lima tahun untuk memantau perjanjian dan memfasilitasi kembalinya para pengungsi.
Kesepakatan damai mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh Armenia, memicu lebih dari sebulan aksi protes yang menyerukan pengunduran diri Pashinyan — yang telah menolak tuntutan untuk mundur. Sekitar 25.000 demonstran berbaris melintasi ibu kota Armenia, Yerevan, meneriakkan "Nikol kamu pengkhianat!" dan "Armenia tanpa Nikol!"(Baca juga: Demonstran Armenia Serbu Gedung Pemerintah, Desak PM Mundur )
(ber)
Lihat Juga :