14 Terdakwa Kasus Charlie Hebdo Dinyatakan Bersalah

Kamis, 17 Desember 2020 - 07:40 WIB
loading...
A A A
Kouachi juga tewas dalam baku tembak terpisah dengan polisi.

Hayat Boumeddiene, mitra Coulibaly, dinyatakan bersalah atas bekerja sama dengan teroris dan pendanaan terorisme. Boumeddiene, yang melarikan diri sejak serangan itu, diadili secara in absentia dan dijatuhi hukuman penjara 30 tahun. Media Prancis melaporkan dia beberapa bulan lalu terlihat di kamp ISIS di Suriah, dan dia diyakini masih berada di wilayah itu.

Dikutip dari CBS News, Kamis (17/12/2020) hanya 11 dari terdakwa berada di pengadilan untuk persidangan. Dua bersaudara Mohamed dan Mehdi Belhoucine hilang di Suriah dan diduga tewas. Keduanya dihukum secara in absentia. Mohamed Belhoucine, yang menulis sumpah setia Coulibaly kepada kelompok Negara Islam, dinyatakan bersalah atas keterlibatannya dalam kejahatan Coulibaly; Mehdi Belhoucine dinyatakan bersalah sebagai bagian dari jaringan kriminal teroris.(Baca juga: Empat Orang Ditikam Dekat Bekas Kantor Charlie Hebdo di Paris )

Teman Coulibaly, Ali Riza Polat, yang dituduh membantu mempersiapkan penyerangan di supermarket tersebut, dinyatakan bersalah karena bersekongkol dalam kejahatan teroris dan dijatuhi hukuman 30 tahun penjara. Pengacaranya telah berjanji untuk mengajukan banding.

Ketua pengadilan, yang menjatuhkan putusan, mencatat bahwa, karena alasan prosedural, beberapa terdakwa tidak dapat diadili karena kejahatan anti-Semit, tetapi dia menekankan bahwa jelas jika Coulibaly menyerang supermarket itu karena itu adalah milik Yahudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved