14 Terdakwa Kasus Charlie Hebdo Dinyatakan Bersalah

Kamis, 17 Desember 2020 - 07:40 WIB
loading...
14 Terdakwa Kasus Charlie...
14 terdakwa kasus Charlie Hebdo dinyatakan bersalah dan divonis bervariasi. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Empat belas orang terdakwa kasus serangan mematikan kantor majalah satir Prancis , Charlie Hebdo , dan di supermarket Yahudi dinyatakan bersalah hampir enam tahun setelah peristiwa itu terjadi. Mereka dinyatakan dianggap bersalah karena membantu para pelaku pembunuhan yang berjumlah tiga orang.

Selama persidangan terungkap bagaimana dua bersaudara Said dan Cherif Kouachi menyerang kantor Charlie Hebdo di Paris pada 7 Januari 2015, dan menewaskan 11 orang, termasuk delapan staf editorial.

Ketika mereka melarikan diri dari tempat kejadian, kedua bersaudara itu membunuh seorang polisi yang telah berjaga di luar setelah majalah tersebut menerima banyak ancaman terkait dengan penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW yang dinggap menghina oleh Umat Muslim.



Dua hari kemudian, Amedy Coulibaly, yang telah melakukan kontak dekat dengan Kouachi bersaudara, menyerang supermarket halal Hyper Cacher di Vincennes, pinggiran kota di pinggiran Paris. Coulibaly menyandera pembeli dan karyawan, menewaskan empat pria dalam kebuntuan yang berlangsung beberapa jam dan berakhir dengan kematiannya saat polisi menyerbu gedung itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved