Prancis Tutupi Kejahatan UEA di Penjara Rahasia Yaman

Kamis, 17 Desember 2020 - 06:07 WIB
loading...
Prancis Tutupi Kejahatan...
Anggota parlemen Prancis Clementine Autain. Foto/Anadolu
A A A
PARIS - Seorang anggota parlemen Prancis menuduh pemerintahan Presiden Emmanuel Macron menutupi berbagai kejahatan yang dilakukan Uni Emirat Arab (UEA) di satu pabrik di Yaman yang digunakan sebagai penjara rahasia.

"Berapa lama Anda akan terus berbohong?" ujar anggota parlemen Clementine Autain bertanya kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Yves Le Drian dan Menteri Pertahanan (Menhan) Florence Parly dalam pidatonya di parlemen.

“Saya bertanya kepada Parly tentang ini. Dia bilang dia tidak tahu. Saya menyampaikan kekhawatiran saya kepada Le Drian. Dia mengarahkan saya ke perusahaan-perusahaan terkait. Saya ingin tahu apa yang para menteri lakukan," ungkap dia.

Autain mengatakan dia berbicara atas nama 51 anggota parlemen Prancis yang menandatangani surat terbuka pada Senin mengungkapkan keprihatinan atas UEA yang membuat penjara di pabrik produksi gas, yang sebagian dimiliki perusahaan minyak Prancis Total, di Balhaf, Yaman. (Baca Juga: Turki akan Bantu Irak Lenyapkan Semua Teroris PKK)

Dia menunjukkan bahwa pemerintah Prancis memberikan pinjaman USD263 juta kepada sejumlah perusahaan, termasuk Total, ketika pabrik Balhaf didirikan. (Lihat Infografis: Presiden Joko Widodo Urutan 12 Tokoh Muslim Berpengaruh 2021)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Demam Piala Dunia, 13...
Demam Piala Dunia, 13 Anjing Pakai Jersey Timnas Argentina Curi Perhatian di Buenos Aires
Rekomendasi
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
Berita Terkini
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Infografis
2 Pesawat Tempur Rafale...
2 Pesawat Tempur Rafale Prancis Bertabrakan di Udara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved