Somalia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Kenya
Selasa, 15 Desember 2020 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Kenya adalah kontributor utama pasukan AMISOM, operasi militer Uni Afrika yang memerangi kelompok al-Shabaab - militan Islam yang melancarkan pemberontakan dengan kekerasan di Somalia saat mereka berusaha untuk menggulingkan pemerintah yang didukung secara internasional di Mogadishu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Kenya Cyrus Oguna mengatakan Selasa bahwa Kenya telah sangat baik dan mengakomodasi sekitar 200.000 warga Somalia yang tinggal di kamp-kamp pengungsi di timur Kenya.
"Kami memiliki banyak kesamaan antara kedua negara ini, dan apa pun yang mampu merusaknya, tentu saja harus dilakukan upaya untuk memastikan itu diselesaikan," serunya.
Ini bukan pertama kalinya hubungan tak nyaman Kenya dan Somalia pecah di tempat terbuka.(Baca juga: Pasukan Somalia-Kenya Baku Tembak di Perbatasan )
Kenya dan Somalia sepakat untuk "menormalkan" hubungan dan mulai menerbitkan kembali visa perjalanan untuk warga negara masing-masing pada November 2019 setelah perselisihan berkepanjangan atas perbatasan laut.
Kedua negara itu telah terlibat dalam sengketa teritorial berkepanjangan atas hamparan Samudra Hindia yang diklaim oleh kedua negara yang diyakini memiliki simpanan minyak dan gas yang berharga.
Perselisihan tentang negara mana yang mengontrol akses ke cadangan minyak yang menguntungkan meningkat pada awal 2019 setelah Somalia memutuskan untuk melelang blok minyak dan gas di wilayah maritim yang disengketakan. Ini mendorong Kenya untuk menarik duta besarnya dari Mogadishu pada Februari 2019.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Kenya Cyrus Oguna mengatakan Selasa bahwa Kenya telah sangat baik dan mengakomodasi sekitar 200.000 warga Somalia yang tinggal di kamp-kamp pengungsi di timur Kenya.
"Kami memiliki banyak kesamaan antara kedua negara ini, dan apa pun yang mampu merusaknya, tentu saja harus dilakukan upaya untuk memastikan itu diselesaikan," serunya.
Ini bukan pertama kalinya hubungan tak nyaman Kenya dan Somalia pecah di tempat terbuka.(Baca juga: Pasukan Somalia-Kenya Baku Tembak di Perbatasan )
Kenya dan Somalia sepakat untuk "menormalkan" hubungan dan mulai menerbitkan kembali visa perjalanan untuk warga negara masing-masing pada November 2019 setelah perselisihan berkepanjangan atas perbatasan laut.
Kedua negara itu telah terlibat dalam sengketa teritorial berkepanjangan atas hamparan Samudra Hindia yang diklaim oleh kedua negara yang diyakini memiliki simpanan minyak dan gas yang berharga.
Perselisihan tentang negara mana yang mengontrol akses ke cadangan minyak yang menguntungkan meningkat pada awal 2019 setelah Somalia memutuskan untuk melelang blok minyak dan gas di wilayah maritim yang disengketakan. Ini mendorong Kenya untuk menarik duta besarnya dari Mogadishu pada Februari 2019.
(ber)
Lihat Juga :