Pelonggar Lockdown, Kasus Covid-19 di Rusia dan India Justru Bertambah

Rabu, 13 Mei 2020 - 09:25 WIB
loading...
A A A
Namun, wabah itu masih jauh dari selesai, Putin memperingatkan dengan mengatakan bahwa “bahaya masih tetap mengintai”. “Kita tidak boleh membiarkan gelombang baru epidemi dan tumbuh menjadi komplikasi yang serius,” katanya.

Keputusan itu diumumkan hanya beberapa hari setelah Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, memperpanjang karantina wilayah ibu kota sampai 31 Mei. Kendati para pekerja konstruksi dan industri kini harus kembali bekerja di kota, tapi setiap orang harus mengenakan masker dan sarung tangan di toko-toko serta angkutan umum. Warga masih tidak bisa meninggalkan rumah kecuali untuk berbelanja, bekerja, atau berjalan-jalan dengan anjing, dan harus memiliki izin untuk bepergian.

Ibu Kota Moskow merupakan pusat penyebaran wabah di Rusia, dengan kasus di kota itu merupakan lebih dari setengah dari total jumlah kasus secara keseluruhan dan kematian resmi negara yang dikonfirmasi. Namun, Wali kota Moskow, Sobyanin, memperkirakan bahwa di wilayahnya kemungkinan memiliki lebih dari 300.000 kasus infeksi, sekitar tiga kali jumlah yang dikonfirmasi dari 115.909 kasus.

Di New Delhi, Perdana Menteri (PM) Narenda Modi mengumumkan negaranya akan memperlonggar lockdown setelah melaksanakan isolasi wilayah selama tujuh pekan. Dalam konferensi dengan pemimpin negara bagian, Modi mengumumkan pelonggaran lockdown. (Baca juga: RS Corona di Rusia Terbakar, Lima Pasien Tewas Terpanggang)

“Kita memiliki tantangan dua kali lipat untuk mengurangi transmisi penyakit dan meningkatkan aktivitas publik secara bertahap,” kata Modi. “Pelonggaran lockdown harus dilakukan meskipun kita belum tahu kapan menemukan vaksin atau solusi, senjata terbaik untuk berperang melawan virus adalah jaga jarak,” ujarnya. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved