Ethiopia Ungkap Alasan Tembaki dan Tahan Staf PBB di Tigray

Rabu, 09 Desember 2020 - 18:32 WIB
loading...
Ethiopia Ungkap Alasan...
Addis Ababa menuturkan, staf PBB itu ditembaki tetapi karena melanggar protokol jalur di kamp Shimelba untuk pengungsi Eritrea di wilayah Tigray. Foto/REUTERS
A A A
ADDIS ABABA - Ethiopia mengakui pasukan mereka menembaki staf PBB di Tigray. Addis Ababa menuturkan, staf PBB itu ditembaki tetapi karena melanggar protokol jalur di kamp Shimelba untuk pengungsi Eritrea di wilayah Tigray.

"Ya (terjadi penembakan). Beberapa ditahan (sebentar) dan beberapa lainnya ditembaki," kata Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Kepala Satuan Tugas Darurat Ethiopia, Redwan Hussein.

"Mereka menerobos dua titik pemeriksaan. Mereka ditembak untuk mencegah mereka menembus titik ketiga. Ethiopia bukanlah negeri tak bertuan," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (9/12/2020).

Insiden itu sendiri terjadi menyusul kesepakatan pekan lalu antara PBB dan pemerintah Ethiopia yang mengizinkan akses kemanusiaan ke Tigray. ( Baca juga: Sambangi Tigray, Staf PBB Ditembaki Pasukan Ethiopia )Ribuan orang tewas sejak pertempuran meletus di wilayah itu pada awal November antara separatis dan pasukan pemerintah. PBB memperkirakan hingga 950 ribu orang telah mengungsi.

Namun, akses ke wilayah tersebut tetap dibatasi, dan kelompok bantuan kemanusiaan mengatakan mereka tidak diizinkan untuk mengirimkan barang-barang penting seperti makanan dan obat-obatan.( Baca juga: Ikuti PBB, Indonesia Didesak Lebih Terbuka soal Pemanfaatan Ganja untuk Medis )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
Banyak Anggota Nunggak...
Banyak Anggota Nunggak Iuran, PBB Bisa Runtuh, Dewan Trump Justru Raih Rp17 Triliun Per Negara
Apa Sentimen Negatif...
Apa Sentimen Negatif tentang PBB Gaya Baru Versi Trump?
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Berita Terkini
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved