HRW Turut Kecam Keputusan Prancis Tutup Grup Anti-Islamophobia

Sabtu, 05 Desember 2020 - 23:09 WIB
loading...
HRW Turut Kecam Keputusan...
Human Rights Watch (HRW) turut mengecam keputusan Prancis menutup grup anti-rasisme Collective Against Islamophobia in France (CCIF). Foto/DW
A A A
WASHINGTON - Human Rights Watch (HRW) turut mengecam keputusan Prancis menutup grup anti-rasisme, Collective Against Islamophobia in France (CCIF). Badan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu mengatakan langkah tersebut mengancam HAM dan kebebasan termasuk kebebasan berekspresi, berserikat, beragama dan prinsip non-diskriminasi.

“Apa pun niatnya, tindakan ini berisiko semakin menstigmatisasi Muslim di Prancis,” kata peneliti HRW untuk Eropa Barat, Kartik Raj, seperti dilansir Anadolu Agency pada Sabtu (5/12/2020).

"Menutup organisasi yang menimbulkan kekhawatiran yang sah tentang prasangka anti-Muslim menyalahkan pembawa pesan daripada menangani diskriminasi yang ada," sambungnya. ( Baca juga: Prancis Akan Tutup 76 Masjid atas Dugaan Promosikan Separatisme )

Raj mengatakan, tindakan keras itu akan mempersulit korban prasangka anti-Muslim di Prancis untuk mencari keadilan yang sesuai dan dapat membuat orang lain takut untuk mengadukan tindakan diskriminasi yang mereka dapatkan.

"Itu juga bisa menjadi bumerang dengan memicu narasi bahwa kebijakan negara Prancis adalah anti-Muslim," ujarnya.

Pada Kamis, Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin mengumumkan CCIF. Darmanin menuduh CCIF melakukan "propaganda Islam" selama beberapa tahun. ( Baca juga: Grup HAM Inggris Kecam Keputusan Prancis Tutup Grup Anti-Islamophobia )

“Sesuai dengan instruksi Presiden Republik, CCIF dibubarkan di Dewan Menteri. Selama beberapa tahun, CCIF secara konsisten melakukan propaganda Islamis, seperti yang terinci dalam dekrit yang saya sampaikan kepada Dewan Menteri," kata Darmanin

Langkah kontroversial itu diumumkan paska pertemuan Dewan Menteri. Di bawah hukum Prancis, dewan dapat membubarkan grup atau organisasi nirlaba mana pun melalui keputusan, tanpa memerlukan pengawasan yudisial sebelumnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved