Vaksinasi Massal Covid-19 Akan Dimulai di Inggris

Jum'at, 04 Desember 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Menteri Kesehatan AS Alex Azar mengatakan, langkah Inggris seharusnya menginspirasi kepercayaan diri. “Bagi rakyat AS seharusnya dijamin lebih dahulu. Otoritas regulator independen di negara lain telah menemukan vaksin yang aman dan efektif,” ujarnya kepada Fox.

Badan Obat dan Makanan AS (FDA) mengatakan akan membuat keputusan penggunaan darurat vaksin Pfizer/BioTech dalam beberapa hari mendatang setelah semua penasihat berkumpul pada 10 Desember mendatang. Kalau European Medicines Agency (EMA) memperkirakan persetujuan vaksin Pfizer akan dilakukan pada 29 Desember mendatang.

“Semua data yang diserahkan kepada lembaga kesehatan di seluruh dunia merupakan hasil penelitian dan pengembangan yang memenuhi etika,” kata Ugur Sahin, CEO dan pendiri BioNTech. Dia memperkirakan FDA dan EMA akan membuat keputusan pada pertengahan Desember.

Gerak cepat otoritas kesehatan dalam memberikan sertifikasi terhadap vaksin untuk vaksinasi massal memang sangat perlu dilakukan. Para pakar pun menyambut langkah Inggris. “Waktu bergerak cepat tetapi kita juga harus berpikir tentang keunikan konteks di mana kita berada. Itu dikarenakan ada 200 perusahaan yang fokus menggunakan vaksin. Mereka memiliki sumber daya terbatas,” kata Oksana Pyzik, pakar vaksin dari sekolah farmasi University College London kepada Al Jazeera. Itu hanya menunjukkan masalah urgensi semata dan inovasi sains. (Lihat videonya: Usai Imunisasi, Seorang Balita di Tulang Bawang Meninggal Dunia)

Hal senada dijelaskan Sterghios Moschos, pakar biologi molekuler di Universitas Northumbria, Inggris, yang memuji kecepatan MHRA menyetujui vaksin Pfizer. “Proses kajian itu tidak menggunakan pendekatan klasik tetapi upaya untuk penggunaan darurat,” katanya. Itu juga memperhatikan kebutuhan masyarakat dan faktor ekonomi sebagai hal utama. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pria Ini Disuntik Vaksin...
Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Pionir Vaksin Covid-19...
Pionir Vaksin Covid-19 Raih Hadiah Nobel Kedokteran
Pentagon Cabut Kewajiban...
Pentagon Cabut Kewajiban Vaksin Covid-19 untuk Pasukan AS
Biden Tawarkan Kirim...
Biden Tawarkan Kirim Vaksin Covid-19 ke Korut, Pyongyang Tak Merespon
Meski Kurang Akur, Korsel...
Meski Kurang Akur, Korsel Tawarkan Vaksin COVID-19 ke Korut
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved