Hidupkan Perundingan Perdamaian Palestina

Kamis, 03 Desember 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
“Israel kini sedang berupaya memperluas pencaplokan wilayah dan mempercepat pembangunan pemukiman di kawasan jajahan di Tepi Barat,” ujar Raja Abdullah dan Abbas dalam pernyataan gabungan. Selama 5 tahun terakhir, Trump mengakui pembangunan itu merupakan tindakan yang sah dan tidak melanggar hukum internasional setelah banyak negara yang memprotes.

Abbas yang memutus hubungan dengan Trump sekitar tiga tahun lalu menilai Trump pro-Israel sehingga AS tidak layak lagi memediasi konflik Palestina-Israel. Dia kini akan pergi menuju Kairo, Mesir, untuk mencari dukungan pemulihan perundingan perdamaian sesuai dengan solusi dua negara. Palestina juga sempat meminta Rusia menjadi mediator, tapi ditolak dua kali oleh AS dan Israel. (Baca juga: Perkuliahan Tahun Depan Terapkan Campuran Tatap Muka dan Daring)

Upaya ini mendapatkan dukungan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres, mendesak pemerintah Palestina dan Israel untuk mencari titik temu dalam membangun perdamaian. Dia memperingatkan agar negara lain tidak memperkeruh suasana dan tetap menahan diri sehingga solusi dua negara berjalan lancar.

“Banyak faktor yang terus menggerus proses perundingan perdamaian, mulai dari perluasan pemukiman ilegal Israel, penggusuran rumah warga Palestina, dan kekerasan militer,” kata Guterres. “Pemimpin Palestina dan Israel memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengawal rakyatnya dan mengeksplorasi setiap celah perdamaian demi mencapai perundingan yang adil dan damai.” (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan...
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan Jadi Artis K-Pop dengan Wajah Tercantik, Aksi Donasinya Ikut Disorot
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved