Termuda di Dunia, Bayi Umur 29 Hari Meninggal karena COVID-19

Kamis, 16 April 2020 - 15:19 WIB
loading...
Termuda di Dunia, Bayi...
Ilustrasi seorang bayi yang baru lahir. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Seorang bayi berusia 29 hari di Filipina meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona baru, COVID-19. Bayi laki-laki ini tercatat sebagai kematian termuda di dunia sejak pandemi menyebar di seluruh dunia.

Bayi yang baru beberapa hari lahir itu berasal dari Batangas, sebuah provinsi di Filipina. Dia meninggal di rumah sakit karena sepsis setelah mengalami kesulitan bernapas.

"Kematian termuda untuk COVID-19 adalah (bayi) 29 hari dari Batangas," kata Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire dalam briefing yang disiarkan televisi.

"Dia meninggal karena sepsis onset lambat akibat infeksi pernafasan yang parah," ujarnya, seperti dikutip Daily Mirror, Kamis (16/4/2020).

Sebelum kematian bayi laki-laki ini, korban termuda dari wabah virus corona baru di Filipina adalah seorang gadis 7 tahun asal Pangasinan. Korban meninggal karena shock hipovolemik yang disebabkan oleh gastroenteritis akut dan dehidrasi parah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Dokter Ungkap Penentu...
Dokter Ungkap Penentu Jenis Kelamin Bayi Bukan dari Ibu, tapi Ayah
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved