Buru Mineral Langka, China Jelajahi Palung dan Antariksa

Rabu, 02 Desember 2020 - 07:23 WIB
loading...
A A A
Pada 2018, para peneliti Jepang menjadi pengubah permainan setelah menemukan pulau kecil bernama Minamitori di Samudra Pasifik. Di pulau tersebut mengandung jutaan ton rare earth yang sangat bernilai di dekat lumpur laut dalam. Pada tahun yang sama, Reuters melaporkan, India menyiapkan USD1 miliar untuk pencarian sumber daya di bawah laut untuk menemukan rare earth atau mineral yang bisa diekstrak.

Melansir Forbes, China memang kini makin mendominasi dalam penambangan mineral dan tambang tanah jarang. Untuk produksi tanah jarang, China sudah menguasai hampir 90%. "Risiko itu mulai terkuak sejak Presiden China Xi Jinping pada tahun lalu," kata Pini Althaus, CEO USA Rare Earth.

Saat itu, Xi berkunjung ke fasilitas rare earth yang dimiliki China dan melarang ekspor produk tersebut ke Amerika Serikat (AS). "Padahal, militer AS bergantung kepada rare earth yang diolah China untuk pesawat tempur dan Tomahawk," ujarnya. (Baca juga: Penawaran Surat Utang Negara Capai Rp94,3 Triliun)

Dalam pandangan pakar Asia dari Universitas Miami, AS, June Teufel Dreyer, China merupakan ancaman serius bagi AS dan Uni Eropa dalam penguasaan rare earth. "China telah memonopoli produksi rare earth sehingga ada motivasi untuk memaksimalkan keuntungan," ucapnya.

Berambisi Kuasai Antariksa

Bukan hanya mencari rare earth di bumi, China juga menjelajahi bulan untuk mencari sumber daya berharga di sana. Sebelumnya hanya Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang mampu mendaratkan wahana di bulan. Hingga kemudian, Chang’e 4 milik Beijing berhasil mendarat di sisi jauh bulan pada tahun lalu. Israel justru mengalami kegagalan pendaratan wahana Beresheet pada April 2019. (Lihat videonya: Mari Sukseskan Pilkada Serentak 2020)

Misi pengiriman wahana antariksa Chang'e 5 melakukan pendaratan di bulan pada 29 November lalu. Pendaratan itu dilakukan di Mons Rumker. Misi utama Chang'e 5 yang diluncurkan pada 23 November lalu adalah melakukan penjelajahan untuk membawa sampel kembali ke bumi. Nantinya, misi tersebut akan kembali ke bumi pada pertengahan Desember mendatang. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Berita Terkini
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved