Kabinet Biden Fokus Atasi Kesenjangan
Selasa, 01 Desember 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
“Tapi kami belum menyerah, kami akan terus berjuang,” ujar Trump. Staf pemerintahan Trump mengatakan tim transisi Biden dapat melakukan interaksi dengan pemerintah saat ini secepatnya. Menurut kepala Senat Demokrat, Chuck Schumer, ini merupakan tanda paling jelas bahwa Trump pesimis. (Baca juga: Ogah Dijual, Sami Khedira Ngotot Bertahan di Juventus)
Emily yang ditunjuk Trump menjadi Kepala GSA sejak 2017 mengaku mengeluarkan keputusan ini berdasarkan pertimbangan sendiri tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Tapi, dia baru akan mulai mengeluarkan surat resmi hasil Pilpres jika sudah diketahui dengan jelas siapa pemenangnya.
Don Beyer yang memimpin tim transisi Barack Obama pada 2008 menilai penundaan yang dikeluarkan GSA tidak penting dan menghamburkan uang. Pejabat tinggi AS dari Partai Demokrat mengingatkan executive order yang ditandatangani Trump pada Oktober lalu dapat menyebabkan pemecatan massal.
Formalisasi proses transisi juga akan memperlemah tim Trump yang sedang berjuang di pengadilan. Bahkan, sebagian dari mereka pesimis dan menyerah. Pejabat Partai Republik di Michigan juga menghargai dan menghormati hasil penghitungan ulang suara yang kembali dimenangkan Biden. (Lihat videonya: Semburan Gas Beracun di Indramayu Resahkan Warga Setempat)
Biden kini berencana membalikkan kebijakan america first yang diusung Trump dan bersikap lebih globalis. Dia telah menunjuk Jake Sullivan sebagai penasehat keamanan nasional dan Linda Thomas-Greenfield sebagai duta untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Keduanya memiliki pengalaman yang mumpuni. (Muh Shamil)
Emily yang ditunjuk Trump menjadi Kepala GSA sejak 2017 mengaku mengeluarkan keputusan ini berdasarkan pertimbangan sendiri tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Tapi, dia baru akan mulai mengeluarkan surat resmi hasil Pilpres jika sudah diketahui dengan jelas siapa pemenangnya.
Don Beyer yang memimpin tim transisi Barack Obama pada 2008 menilai penundaan yang dikeluarkan GSA tidak penting dan menghamburkan uang. Pejabat tinggi AS dari Partai Demokrat mengingatkan executive order yang ditandatangani Trump pada Oktober lalu dapat menyebabkan pemecatan massal.
Formalisasi proses transisi juga akan memperlemah tim Trump yang sedang berjuang di pengadilan. Bahkan, sebagian dari mereka pesimis dan menyerah. Pejabat Partai Republik di Michigan juga menghargai dan menghormati hasil penghitungan ulang suara yang kembali dimenangkan Biden. (Lihat videonya: Semburan Gas Beracun di Indramayu Resahkan Warga Setempat)
Biden kini berencana membalikkan kebijakan america first yang diusung Trump dan bersikap lebih globalis. Dia telah menunjuk Jake Sullivan sebagai penasehat keamanan nasional dan Linda Thomas-Greenfield sebagai duta untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Keduanya memiliki pengalaman yang mumpuni. (Muh Shamil)
(ysw)
Lihat Juga :