Bangladesh Gratiskan 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Warganya
Selasa, 01 Desember 2020 - 04:04 WIB
loading...
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan Oxford-AstraZeneca. Foto/REUTERS
A
A
A
DHAKA - Pemerintah Bangladesh akan membagikan gratis 30 juta dosis vaksin COVID-19 buatan Oxford-AstraZeneca pada Januari mendatang.
Sekretaris Kabinet Bangladesh Khandker Anwarul Islam mengumumkan itu setelah rapat kabinet yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina.
“Pendistribusian vaksin akan dilakukan sesuai protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menentukan siapa yang akan mendapatkan vaksin itu terlebih dahulu,” ungkap Anwarul Islam.
Pemerintah telah mengalokasikan dana sekitar USD87 juta untuk membeli vaksin itu. "Orang akan mendapatkannya secara gratis," papar dia. (Baca Juga: Halau Kasus Covid-19 Impor, Taiwan Batasi Terima Pekerja Asal Indonesia)
Pada 4 November, Bangladesh menandatangani perjanjian untuk mendapatkan 30 juta dosis vaksin Oxford dari Institut Serum India saat vaksin itu telah tersedia. (Lihat Infografis: Pesawat Luar Angkasa China Berhasil Masuk Orbit Bulan)
Begitu vaksin itu diproduksi, Bangladesh akan mendapatkannya melalui institut tersebut. Vaksin akan tersedia untuk 15 juta orang karena dua suntikan diperlukan untuk setiap orang. (Lihat Video: Polisi Akan Panggil 10 Orang Terkait Laporan Terhadap RS UMMI)
Sekretaris Kabinet Bangladesh Khandker Anwarul Islam mengumumkan itu setelah rapat kabinet yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina.
“Pendistribusian vaksin akan dilakukan sesuai protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menentukan siapa yang akan mendapatkan vaksin itu terlebih dahulu,” ungkap Anwarul Islam.
Pemerintah telah mengalokasikan dana sekitar USD87 juta untuk membeli vaksin itu. "Orang akan mendapatkannya secara gratis," papar dia. (Baca Juga: Halau Kasus Covid-19 Impor, Taiwan Batasi Terima Pekerja Asal Indonesia)
Pada 4 November, Bangladesh menandatangani perjanjian untuk mendapatkan 30 juta dosis vaksin Oxford dari Institut Serum India saat vaksin itu telah tersedia. (Lihat Infografis: Pesawat Luar Angkasa China Berhasil Masuk Orbit Bulan)
Begitu vaksin itu diproduksi, Bangladesh akan mendapatkannya melalui institut tersebut. Vaksin akan tersedia untuk 15 juta orang karena dua suntikan diperlukan untuk setiap orang. (Lihat Video: Polisi Akan Panggil 10 Orang Terkait Laporan Terhadap RS UMMI)
Lihat Juga :