Pasukan Ethiopia Mulai Serangan Gencar di Ibu Kota Tigray

Minggu, 29 November 2020 - 04:04 WIB
loading...
Pasukan Ethiopia Mulai...
Pasukan Ethiopia dikerahkan ke Tigray. Foto/The Vaultz News
A A A
ADDIS ABABA - Pasukan pemerintah Ethiopia memulai serangan untuk menguasai ibu kota regional Mekelle di utara Tigray pada Sabtu (28/11).

Ketua Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) Debretsion Gebremichael mengatakan kepada Reuters bahwa Mekelle sedang mengalami "pemboman berat". “Militer Ethiopia menggunakan artileri dalam serangan itu,” ungkap dia dalam pesan teks selanjutnya.

Sumber diplomat itu mengatakan ledakan terjadi di utara kota, di daerah Hamidai. Seorang diplomat kedua juga mengatakan serangan telah dimulai.

Juru bicara kantor perdana menteri (PM) Ethiopia Billene Seyoum mengatakan, “Pasukan Pertahanan Nasional Ethiopia tidak memiliki misi untuk membombardir kota dan rakyatnya sendiri. Mekelle tetap menjadi salah satu kota utama di Etiopia dan upaya untuk mengadili pelaku kriminal tidak akan memerlukan 'pemboman' diskriminatif seperti yang disinggung TPLF dan propaganda mereka.” (Baca Juga: Cerpelai ‘Zombie’ yang Bangkit dari Kuburan Massal akan Dibakar)

"Keamanan orang Etiopia di wilayah Mekelle dan Tigray terus jadi prioritas bagi pemerintah federal," papar dia. (Lihat Infografis: Iran Sangat Terpukul Akibat Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Mereka)

Klaim dari semua pihak sulit untuk diverifikasi karena sambungan telepon dan internet ke wilayah tersebut telah terputus dan akses telah dikontrol ketat sejak pertempuran dimulai tiga pekan lalu antara pasukan pemerintah dan TPLF. (Lihat Video: KPK Tetapkan Wali Kota Cimahi Ajay Priatna Sebagai Tersangka)

Pemerintah memberi ultimatum kepada TPLF pekan lalu untuk meletakkan senjata atau menghadapi serangan di Mekelle, kota berpenduduk 500.000 orang. Ultimatum berakhir pada Rabu (25/11).

Abiy mengatakan kepada utusan perdamaian Afrika pada Jumat bahwa pemerintahannya akan melindungi warga sipil di Tigray. Namun Abiy mengatakan dia menganggap konflik sebagai masalah internal dan pemerintah sejauh ini menolak upaya mediasi.

Militer Ethiopia telah memerangi pasukan di wilayah utara Tigray, yang berbatasan dengan negara-negara Eritrea dan Sudan, sejak 4 November.

Abiy menuduh para pemimpin Tigray memulai perang dengan menyerang pasukan federal di pangkalan di Tigray. TPLF mengatakan serangan itu adalah gempuran pendahuluan.

Ribuan orang diyakini tewas dalam konflik itu dan sekitar 43.000 orang mengungsi ke Sudan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved