Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh, Iran: Balas Dendam yang Berat Menanti

loading...
Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh, Iran: Balas Dendam yang Berat Menanti
Iran berjanji akan membalas dendam kematian ilmuwan nuklirnya Mohsen Fakhrizadeh. Foto/The Guardian
TEHERAN - Kepala staf angkatan bersenjata Iran Mayjen Mohammad Bagheri memperingatkan "balas dendam yang berat" bagi mereka yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir terkemuka negara itu di luar Teheran.

"Kelompok teroris dan para pemimpin serta pelaku upaya pengecut ini harus tahu bahwa balas dendam berat menanti mereka," tweetnya seperti dikutip Al Araby dari kantor berita resmi Iran, IRNA, sabtu (28/11/2020).

Bagheri menyebut kematian Mohsen Fakhrizadeh pukulan pahit dan berat.





"Kami meyakinkan (warga Iran) bahwa kami tidak akan beristirahat sampai kami mengejar dan menghukum mereka yang terlibat," tegasnya.

Tweet itu muncul tak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan di Twitter bahwa ada indikasi serius dari sebuah peran Israel dalam pembunuhan Fakhrizadeh.

"Teroris membunuh seorang ilmuwan Iran terkemuka hari ini. Kepengecutan ini - dengan indikasi serius peran Israel - menunjukkan penghasutan perang yang putus asa dari para pelaku," kata Zarif.



Dia juga meminta komunitas internasional untuk mengakhiri standar ganda mereka yang memalukan dan mengutuk tindakan teror Israel.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top