Beginilah Cara AS Jatuhkan Bom Nuklir terhadap 95 Kapal Perang

Jum'at, 27 November 2020 - 08:57 WIB
loading...
Beginilah Cara AS Jatuhkan...
Bom nuklir dijatuhkan Amerika Serikat di Atol Bikini pada Juni 1946. Foto/US Navy/Handout via REUTERS
A A A
WASHINGTON - Apa yang akan terjadi jika bom nuklir dijatuhkan terhadap armada 95 kapal perang?. Pemerintah Amerika Serikat (AS)—dan ratusan penduduk Kepulauan Marshall—membayar mahal untuk mencari tahu.

Segera setelah Perang Dunia II, militer AS—yang menggunakan dua bom atom terhadap Jepang pada tahun 1945—menemukan bahwa mereka hampir tidak menyentuh permukaan teknologi senjata nuklir. Washington memutuskan bahwa lebih banyak tes diperlukan dan bahwa atol terpencil Bikini, salah satu bagian paling utara Kepulauan Marshall, adalah tempat terbaik.

(Baca juga : Dalam Waktu Singkat Tesla Buatan China Sampai Juga ke Eropa )

Tujuan utamanya adalah untuk mengukur efek senjata nuklir pada aset Angkatan Laut, dengan beberapa ahli teori kekuatan udara pascaperang berpendapat bahwa kapal permukaan semakin usang dalam konteks peperangan modern. (Baca: Rusia Rilis Video Ledakan Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat Sejagad )

Tapi ada tujuan kedua, yakni pemerintah berusaha mempelajari lebih lanjut efek ledakan nuklir pada makhluk hidup. Sebanyak 95 kapal, sarat dengan total setidaknya 50 hewan, dikumpulkan untuk percobaan. Masih ada pertimbangan lain yang mendasari; ledakan ini—uji coba nuklir pertama sejak akhir perang—akan berfungsi sebagai demonstrasi langsung penangkal nuklir AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved