Analis Curiga Arab Saudi yang Tekan Pakistan untuk Akui Negara Israel

Rabu, 25 November 2020 - 11:24 WIB
loading...
Analis Curiga Arab Saudi...
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengaku ditekan negara-negara sahabat untuk mengakui negara Israel. Foto/Anadolu Agency
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan menjadi berita utama minggu lalu ketika dia mengungkapkan bahwa Islamabad telah di bawah tekanan dari beberapa negara sahabat untuk mengakui negara Israel .

Meskipun dia berhenti menyebutkan nama negara-negara tersebut ketika berulang kali ditanya apakah para penekan merupakan negara Muslim atau non-Muslim, banyak yang percaya Imran Khan merujuk ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

"Tinggalkan (pertanyaan) ini. Ada hal-hal yang tidak bisa kami katakan. Kami memiliki hubungan baik dengan mereka," kata Khan kepada wartawan. (Baca: PM Pakistan: Kami Ditekan Negara Sahabat untuk Akui Negara Israel )

UEA dan Bahrain baru-baru ini menjalin hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Israel. Beberapa negara Teluk lainnya, termasuk Arab Saudi, juga mempertimbangkan opsi untuk menormalkan hubungan.

"Mari kita berdiri di atas kaki kita sendiri dalam hal ekonomi, kemudian Anda dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini," lanjut Khan, merujuk pada ketergantungan ekonomi Islamabad yang telah berlangsung lama pada negara-negara Teluk yang kaya minyak.

Beberapa media lokal dan internasional menganggap Khan mengisyaratkan Amerika Serikat (AS), sekutu lama Pakistan dalam apa yang disebut perang melawan terorisme. Namun anggapan itu ditepis Islamabad.

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengklafirikasi dengan menyebut PM Khan salah mengutip karena tidak ada tekanan seperti itu pada Islamabad untuk mengakui negara Israel. (Baca juga: Netanyahu dan Bos Mossad Dilaporkan Kunjungi Saudi, Temui Putra Mahkota MBS )

Khan dengan jelas mengartikulasikan posisi Pakistan bahwa kecuali penyelesaian yang adil atas masalah Palestina—yang memuaskan bagi warga Palestina—ditemukan, Pakistan tidak dapat mengakui negara Israel. Terlepas dari klarifikasi Kementerian Luar Negeri Pakistan, pernyataan Khan memicu analis untuk menduga peran Arab Saudi di balik tekanan itu.

Meskipun Arab Saudi belum mengakui negara Israel, diyakini secara luas bahwa UEA dan Bahrain tidak dapat melewati "garis merah" tanpa persetujuan Riyadh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved