Jurnalis Watergate Beber 21 Senator Republik Menghina Presiden Trump

Selasa, 24 November 2020 - 09:05 WIB
loading...
Jurnalis Watergate Beber...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Para Senator Partai Republik di Amerika Serikat (AS) diketahui mendukung Presiden Donald Trump di depan umum. Namun, jurnalis Watergate Carl Bernstein merilis daftar 21 Senator Partai Republik yang menghina dan meremehkan Presiden yang sejatinya adalah sekutu mereka.

Bernstein selama ini menjadi kritikus Trump yang konsisten dan keras. Dia kini mem-posting daftar 21 senator, yang menurutnya, secara pribadi berulang kali menyatakan penghinaan yang ekstrem kepada Presiden.

Bernstein mendasarkan pelaporannya pada percakapan dengan kolega dan staf Senator, pelobi Kongres, dan pembantu Gedung Putih. (Baca: Donald Trump Akhirnya Mulai Proses Transisi Kekuasaan AS ke Joe Biden )

Dua orang dalam daftar itu, Senator Utah Mitt Romney dan Senator Nebraska Ben Sasse, juga sering mengecam Trump di depan umum.

Beberapa lainnya, Senator Maine Susan Collins dan Senator Alaska Lisa Murkowski, kadang-kadang menyatakan ketidaksetujuannya tanpa menyimpang ke dalam kritik yang keras.

Sisanya mempertahankan dukungan publik mereka untuk Trump selama masa kepresidenannya.

Banyak dari Senator Republik menolak untuk mengakui Joe Biden dari Partai Demokrat sebagai presiden terpilih dalam pemilihan presiden (pilpres) 3 November, karena takut bertentangan dengan klaim tak berdasar Presiden Trump tentang penipuan yang meluas.

Menurut data jurnalis tersebut, ke-21 Senator yang secara pribadi menyatakan penghinaan mereka terhadap Trump adalah; Portman, Alexander, Sasse, Blunt, Collins, Murkowski, Cornyn, Thune, Romney, Braun, Young, Tim Scott, Rick Scott, Rubio, Grassley, Burr, Toomey, McSally, Moran, Roberts, Shelby. (Baca: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )

Sejumlah senator yang masuk dalam daftar yang dirilis Bernstein menanggapi dengan berusaha keras untuk menegaskan kembali kesetiaan mereka kepada Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved