Pakar Ungkap 'Kelemahan' Vaksin-vaksin Covid-19

loading...
Pakar Ungkap Kelemahan Vaksin-vaksin Covid-19
Ilustrasi
DUBLIN - Anne Moore, seorang dosen Senior Biokimia dan Biologi Sel di University College Cork, Irlandia mengungkap sejumlah "kelemahan" dari vaksin Covid-19 . Dia menyebut, "kelemahan" ini berlaku untuk mayoritas vaksin yang baru dikembangkan.

Menurutnya, vaksin baru untuk penyakit baru, berarti banyak sekali pertanyaan mengenai hal ini. Mayoritas dari pertanyaan itu, jelasnya, masih belum terjawab, setidaknya hingga saat ini.

(Baca: AS Berencana Lakukan Vaksinasi Covid-19 pada Awal Desember )

"Kami tidak tahu berapa lama (vaksin) akan bertahan. Sangat penting untuk dipahami jika itu akan menjadi tiga bulan, enam bulan, beberapa tahun dan hanya waktu yang akan memberitahu kita itu," ucapnya, seperti dilansir Sputnik.



"Jadi, saat ini kami tahu bahwa itu akan melindungi dalam jangka pendek. Hal lain yang tidak kita ketahui adalah berapa ambang dari respon imun yang dibutuhkan untuk memberikan perlindungan," sambungnya.


Jika seseorang hanya membutuhkan sejumlah kecil misalnya antibodi penetral, ucapnya, maka kemungkinan akan memiliki durasi yang lebih lama. Karena, menurut Moore, jika orang memiliki antibodi tingkat tinggi yang akan berkurang seiring waktu, tetapi mereka tetap terlindungi.

"Jadi, jika hanya ada sedikit antibodi penetral yang ada, kami optimis bahwa vaksin akan memberikan perlindungan lebih lama. Tetapi, jika ambang perlindungan sangat tinggi; kemudian kita perlu menjaga tingkat antibodi tersebut ke tingkat yang sangat tinggi, yang berarti vaksin/perlindungannya mungkin turun lebih cepat dari yang kita inginkan," ungkapnya.



(Baca: Uji Klinis Vaksin Sinovac Rampung, BPOM: Aspek Mutunya Baik )
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top