AS Berencana Lakukan Vaksinasi Covid-19 pada Awal Desember
Senin, 23 November 2020 - 18:59 WIB
loading...
Amerika Serikat (AS) berharap untuk memulai program vaksinasi Covid-19 pada awal Desember. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) berharap untuk memulai program vaksinasi Covid-19 pada awal Desember. Rencana ini datang di tengah terus meningkatnya kasus Covid-19 di negara tersebut.
Awal vaksinasi bisa menjadi titik balik penting dalam pertempuran melawan virus yang telah merenggut lebih dari 255 ribu nyawa di AS, jumlah korban tertinggi di dunia yang dilaporkan sejak virus itu muncul di China akhir tahun lalu.
"Rencana kami adalah dapat mengirimkan vaksin ke lokasi imunisasi dalam waktu 24 jam setelah persetujuan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS," ucap kepala tim vaksinasi Gedung Putih, Moncef Slaoui, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (23/11/2020).
Penasihat vaksin FDA dilaporkan akan bertemu pada 10 Desember untuk membahas persetujuan vaksin yang menurut perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna setidaknya 95 persen efektif.
![AS Berencana Lakukan Vaksinasi Covid-19 pada Awal Desember]()
Slaoui memperkirakan bahwa 20 juta orang di seluruh AS dapat divaksinasi pada bulan Desember, dengan 30 juta per bulan setelahnya. ( Baca juga: Sri Mulyani Minta Akses Vaksin Covid-19 untuk Negara Berkembang Dipermudah )
Dia mengatakan bahwa pada Mei, dengan potensi 70 persen dari populasi telah divaksinasi, negara itu dapat mencapai "kekebalan kelompok", yang berarti virus tidak dapat lagi menyebar secara luas, dan bahwa orang dapat bergerak lebih dekat untuk melanjutkan cara hidup mereka sebelum pandemi.
Tapi, dia mengatakan agar hal ini bisa tercapai, orang-orang harus percaya pada vaksin. "Saya sangat berharap dan berharap untuk melihat bahwa tingkat persepsi negatif dari vaksin menurun dan penerimaan orang meningkat. Itu akan sangat penting untuk membantu kami," ujarnya. ( Baca juga: Negara G20 Siap Distribusikan 2 Miliar Vaksin Covid-19 ke Seluruh Dunia )
Jajak pendapat Gallup baru-baru ini menunjukkan bahwa empat dari 10 orang Amerika masih mengatakan mereka tidak akan melakukan vaksinasi Covid-19. Angka itu turun sedikit dari survei yang dilakukan pada bulan September.
Awal vaksinasi bisa menjadi titik balik penting dalam pertempuran melawan virus yang telah merenggut lebih dari 255 ribu nyawa di AS, jumlah korban tertinggi di dunia yang dilaporkan sejak virus itu muncul di China akhir tahun lalu.
"Rencana kami adalah dapat mengirimkan vaksin ke lokasi imunisasi dalam waktu 24 jam setelah persetujuan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS," ucap kepala tim vaksinasi Gedung Putih, Moncef Slaoui, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (23/11/2020).
Penasihat vaksin FDA dilaporkan akan bertemu pada 10 Desember untuk membahas persetujuan vaksin yang menurut perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna setidaknya 95 persen efektif.

Slaoui memperkirakan bahwa 20 juta orang di seluruh AS dapat divaksinasi pada bulan Desember, dengan 30 juta per bulan setelahnya. ( Baca juga: Sri Mulyani Minta Akses Vaksin Covid-19 untuk Negara Berkembang Dipermudah )
Dia mengatakan bahwa pada Mei, dengan potensi 70 persen dari populasi telah divaksinasi, negara itu dapat mencapai "kekebalan kelompok", yang berarti virus tidak dapat lagi menyebar secara luas, dan bahwa orang dapat bergerak lebih dekat untuk melanjutkan cara hidup mereka sebelum pandemi.
Tapi, dia mengatakan agar hal ini bisa tercapai, orang-orang harus percaya pada vaksin. "Saya sangat berharap dan berharap untuk melihat bahwa tingkat persepsi negatif dari vaksin menurun dan penerimaan orang meningkat. Itu akan sangat penting untuk membantu kami," ujarnya. ( Baca juga: Negara G20 Siap Distribusikan 2 Miliar Vaksin Covid-19 ke Seluruh Dunia )
Jajak pendapat Gallup baru-baru ini menunjukkan bahwa empat dari 10 orang Amerika masih mengatakan mereka tidak akan melakukan vaksinasi Covid-19. Angka itu turun sedikit dari survei yang dilakukan pada bulan September.
(esn)
Lihat Juga :