Ethiopia Tolak Upaya Mediasi Uni Afrika, Bergerak Maju ke Ibu Kota Tigray
Minggu, 22 November 2020 - 11:33 WIB
loading...
A
A
A
TPLF populer di daerah asalnya dan mendominasi politik Ethiopia dari tahun 1991 hingga Abiy menjabat. Orang tua Abiy berasal dari kelompok etnis Oromo dan Amhara yang lebih besar.
"Kami akan melakukan semua yang diperlukan untuk memastikan stabilitas berlaku di wilayah Tigray dan bahwa warga kami bebas dari bahaya dan keinginan," cuit Abiy.
Lebih dari dua minggu setelah serangan Perdana Menteri Abiy Ahmed, pemerintah mengatakan pasukan Tigrayan sedang membuldoser jalan dan menghancurkan jembatan untuk menahan gerak maju di ibu kota regional Mekelle, yang dihuni sekitar setengah juta orang.(Baca juga: Pasukan Tigray Ethiopia Tembakkan Roket-roket ke Ibu Kota Amhara )
Tigrayans telah menjanjikan "neraka" untuk musuh mereka yang mendekat. Mereka membantah menghancurkan jembatan tetapi tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar tentang pembajakan jalan.
Pemerintah Abiy mengatakan akan segera mencapai Mekelle setelah merebut berbagai kota di sekitarnya. Pada hari Sabtu dikatakan kota Adigrat juga telah jatuh, sekitar 116 km utara Mekelle.
TPLF mengatakan sembilan warga sipil tewas di antara banyak korban dalam serangan artileri di Adigrat.
Pemerintah tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar, tetapi sebelumnya berulang kali membantah menargetkan warga sipil.
Pernyataan dari kelompok yang bertikai sulit untuk diverifikasi karena koneksi telepon dan internet telah terputus sejak awal konflik dan media sebagian besar dilarang.
"Kami akan melakukan semua yang diperlukan untuk memastikan stabilitas berlaku di wilayah Tigray dan bahwa warga kami bebas dari bahaya dan keinginan," cuit Abiy.
Lebih dari dua minggu setelah serangan Perdana Menteri Abiy Ahmed, pemerintah mengatakan pasukan Tigrayan sedang membuldoser jalan dan menghancurkan jembatan untuk menahan gerak maju di ibu kota regional Mekelle, yang dihuni sekitar setengah juta orang.(Baca juga: Pasukan Tigray Ethiopia Tembakkan Roket-roket ke Ibu Kota Amhara )
Tigrayans telah menjanjikan "neraka" untuk musuh mereka yang mendekat. Mereka membantah menghancurkan jembatan tetapi tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar tentang pembajakan jalan.
Pemerintah Abiy mengatakan akan segera mencapai Mekelle setelah merebut berbagai kota di sekitarnya. Pada hari Sabtu dikatakan kota Adigrat juga telah jatuh, sekitar 116 km utara Mekelle.
TPLF mengatakan sembilan warga sipil tewas di antara banyak korban dalam serangan artileri di Adigrat.
Pemerintah tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar, tetapi sebelumnya berulang kali membantah menargetkan warga sipil.
Pernyataan dari kelompok yang bertikai sulit untuk diverifikasi karena koneksi telepon dan internet telah terputus sejak awal konflik dan media sebagian besar dilarang.
Lihat Juga :