Hampir Satu Juta Warga China Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimen
Sabtu, 21 November 2020 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
"Misalnya, sebuah perusahaan transnasional memiliki 99 karyawan di salah satu kantornya di luar negeri, 81 di antaranya divaksinasi. Dan kemudian, wabah meletus di kantor, 10 dari 18 orang yang tidak divaksinasi tertular dan tidak ada yang telah divaksinasi terinfeksi," ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa secara terpisah, Sinopharm telah melakukan uji klinis Fase 3 yang melibatkan hampir 60.000 orang di 10 negara - termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, Yordania, Peru, dan Argentina. CNN belum melihat hasil uji coba ini.
Sinopharm memiliki dua kandidat vaksin. Tidak jelas vaksin mana yang dimaksud Liu.
![Hampir Satu Juta Warga China Disuntik Vaksin Covid-19 Eksperimen]()
Beijing telah memberikan persetujuan kepada perusahaan untuk vaksinasi mendesak menggunakan obat eksperimental selama berbulan-bulan. Pada bulan Juni, perusahaan China CanSino Biologics mengumumkan telah diberikan otorisasi khusus untuk memberikan vaksin eksperimentalnya kepada tentara China.
Sejak Juli, pembuat obat China telah memberikan vaksin eksperimental kepada orang-orang yang bekerja dalam profesi "berisiko tinggi" di bawah program penggunaan darurat, yang memungkinkan kandidat vaksin untuk digunakan dalam skala terbatas sebelum keamanan dan kemanjurannya sepenuhnya dibuktikan oleh uji klinis.(Baca juga: Suntik Warga dengan Vaksin Eksperimen, China Klaim Dapat Dukungan WHO )
Ia juga mengatakan bahwa secara terpisah, Sinopharm telah melakukan uji klinis Fase 3 yang melibatkan hampir 60.000 orang di 10 negara - termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Mesir, Yordania, Peru, dan Argentina. CNN belum melihat hasil uji coba ini.
Sinopharm memiliki dua kandidat vaksin. Tidak jelas vaksin mana yang dimaksud Liu.

Beijing telah memberikan persetujuan kepada perusahaan untuk vaksinasi mendesak menggunakan obat eksperimental selama berbulan-bulan. Pada bulan Juni, perusahaan China CanSino Biologics mengumumkan telah diberikan otorisasi khusus untuk memberikan vaksin eksperimentalnya kepada tentara China.
Sejak Juli, pembuat obat China telah memberikan vaksin eksperimental kepada orang-orang yang bekerja dalam profesi "berisiko tinggi" di bawah program penggunaan darurat, yang memungkinkan kandidat vaksin untuk digunakan dalam skala terbatas sebelum keamanan dan kemanjurannya sepenuhnya dibuktikan oleh uji klinis.(Baca juga: Suntik Warga dengan Vaksin Eksperimen, China Klaim Dapat Dukungan WHO )
Lihat Juga :