Bos WHO Bantah Persenjatai Pemberontak Ethiopia

Jum'at, 20 November 2020 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Menurut Joshua Meservey dari Heritage Foundation tuduhan terhadap Tedros kemungkinan besar berakar pada ketegangan etnis yang sama yang telah memisahkan TPLF dari pemerintah pusat.

“Episode itu menggambarkan bagian dari tragedi pertempuran itu. Ini memperburuk ketegangan etnis di negara yang sudah mudah terbakar dan mendorong orang Etiopia untuk tidak percaya dan menganiaya satu sama lain hanya karena etnis mereka," kata Meservey kepada Washington Examiner.

Sementara itu pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyerukan diakhirinya pertempuran sambil meminta semua pihak untuk tidak melemparkan tuduhan.

"Pemerintah AS sedang melakukan segala kemungkinan untuk mengakhiri konflik," kata Asisten Menteri Luar Negeri Tibor Nagy, yang memimpin biro Afrika Departemen Luar Negeri AS.

“Anda harus pergi ke sumber tuduhan itu, tetapi itu tidak berasal dari pemerintah Amerika Serikat,” imbuhnya.(Baca juga: PM Ethiopia Bersumpah Lancarkan Serangan Pamungkas ke Tigray )

Nagy juga menjelaskan bahwa "tidak ada kesetaraan" antara TPLF dan pemerintah Abiy dalam pandangan Departemen Luar Negeri AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved