Hitung Ulang Pilpres AS: Trump Tetap Kalah
Kamis, 19 November 2020 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Catatan kota menunjukkan bahwa 250.138 suara diberikan saat pilpres. Itu sedikit lebih dari sepertiga populasi kota, yang menurut Biro Sensus AS adalah 670.031.
Pejabat tinggi pemilihan negara bagian mengatakan semua distrik, termasuk Detroit Wayne County, telah mengesahkan penghitungan mereka.
Di Pennsylvania, tim kampanye Trump berusaha untuk memperkenalkan kembali klaim atas gugatan yang dibatalkan tiga hari lalu yang menuduh bahwa pengamat Partai Republik tidak diizinkan untuk menyaksikan penghitungan suara. Pengacara mengatakan mereka telah membatalkan klaim karena miskomunikasi.(Baca juga: Pennsylvania Tolak Gugatan Hukum Trump Terkait Pemilu )
Sebelumnya pada hari itu, Mahkamah Agung mengatakan akan mendengarkan banding dalam kasus terpisah yang menantang ribuan suara mail-in di Philadelphia.
Di Electoral College negara bagian yang menentukan pemenang pemilihan, Biden memperoleh 306 suara dibandingkan dengan 232 suara milik Trump. Dia memenangkan suara populer dengan lebih dari 5,8 juta.
Untuk tetap menjabat, Trump perlu membatalkan hasil di setidaknya tiga negara bagian besar dan sangat kompetitif untuk mencapai ambang 270 suara elektoral. Itu belum pernah terjadi sebelumnya.
Pejabat tinggi pemilihan negara bagian mengatakan semua distrik, termasuk Detroit Wayne County, telah mengesahkan penghitungan mereka.
Di Pennsylvania, tim kampanye Trump berusaha untuk memperkenalkan kembali klaim atas gugatan yang dibatalkan tiga hari lalu yang menuduh bahwa pengamat Partai Republik tidak diizinkan untuk menyaksikan penghitungan suara. Pengacara mengatakan mereka telah membatalkan klaim karena miskomunikasi.(Baca juga: Pennsylvania Tolak Gugatan Hukum Trump Terkait Pemilu )
Sebelumnya pada hari itu, Mahkamah Agung mengatakan akan mendengarkan banding dalam kasus terpisah yang menantang ribuan suara mail-in di Philadelphia.
Di Electoral College negara bagian yang menentukan pemenang pemilihan, Biden memperoleh 306 suara dibandingkan dengan 232 suara milik Trump. Dia memenangkan suara populer dengan lebih dari 5,8 juta.
Untuk tetap menjabat, Trump perlu membatalkan hasil di setidaknya tiga negara bagian besar dan sangat kompetitif untuk mencapai ambang 270 suara elektoral. Itu belum pernah terjadi sebelumnya.
(ber)
Lihat Juga :