Taiwan Bebas Kasus Lokal Infeksi Covid-19 Selama 210 Hari

Rabu, 18 November 2020 - 19:36 WIB
loading...
Taiwan Bebas Kasus Lokal...
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A A A
TAIWAN - Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, total ada 55 juta kasus dan lebih dari 1,34 juta kematian yang terkonfirmasi secara global. Hingga pekan ini, Taiwan hanya mengkonfirmasi 603 kasus, 55 di antaranya adalah infeksi lokal, kurang dari 50 orang dirawat di rumah sakit atau dirawat di ruang isolasi, dan hanya 7 orang yang meninggal. Tidak ada lagi infeksi lokal selama lebih dari 210 hari.

Taiwan dapat mencapai hasil yang luar biasa dalam pencegahan pandemi karena respons cepat dari pemerintah dan transparansi informasi. Pemerintah Taiwan yang demokratis setiap saat selalu memberikan informasi yang terbuka dan transparan, dan mengumumkan situasi pandemi terbaru dan sumber dari setiap kasus, kontak dan proses tindak lanjut, pemerintah mendapatkan kepercayaan dari rakyatnya.

(Baca: Taiwan Berperan Penting Dalam Perang Global Melawan Kejahatan Dunia Maya )

Daniel Twining, Ketua International Republican Institute (IRI), belum lama ini menyatakan bahwa dilihat dari berbagai sudut pandang, kinerja anti-pandemi Taiwan lebih baik daripada China, termasuk jumlah kematian secara keseluruhan, dampak ekonomi, penghormatan terhadap hak asasi manusia dan lainnya, dengan tetap menjaga kehidupan demokrasi. Rakyat Taiwan sangat percaya pada cita-cita demokrasi, sehingga memungkinkan faktor-faktor tersebut.

Mekanisme demokrasi Taiwan sangat merespon terhadap masyarakat, pemerintah mau belajar dari aksi protes daripada menekan protes, sehingga bisa menumbuhkan rasa percaya dari masyarakat. Selain itu, masyarakat Taiwan sama seperti masyarakat Indonesia, memiliki semangat untuk saling membantu. Masyarakat Taiwan juga memahami bahwa ketika penyakit menular sedang mewabah, menolong sesama manusia adalah membantu diri sendiri juga.

(Baca: Jaringan Kesehatan Global di Era Pasca-Pandemi Perlu Menerima Partisipasi Taiwan )

Tanpa paksaan pemerintah, masyarakat menunjukkan tingkat pemahaman demokrasi yang tinggi dan memiliki semangat gotong royong, serta dengan sukarela mematuhi berbagai langkah pencegahan pandemi, sering mencuci tangan, memakai masker dan mengurangi pertemuan. Tingkat pemahaman demokrasi yang tinggi dari rakyat dan kebijakan yang benar dari pemerintah, bersama-sama mengalahkan pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Gawat, Konflik AS dan...
Gawat, Konflik AS dan China atas Taiwan Berisiko Memicu Eskalasi Nuklir
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Berita Terkini
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved