Jerman Tuduh Rusia dan China Mengulur-ulur Sanksi untuk Korut
Rabu, 18 November 2020 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun ini seharusnya tidak menjadi masalah yang rumit untuk dipecahkan, menjadi jelas bahwa kedua delegasi mempolitisasi topik ini," kata Heusgen setelah mengangkat masalah secara tertutup dalam pertemuan resmi DK PBB seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (18/11/2020).
Misi Rusia dan China ke Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar.(Baca juga: Rezim Kim Jong-un Dicurigai Latih Lumba-Lumba sebagai Tentara Perang )
Selama tiga tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) dan puluhan sekutunya menuduh Korut melanggar pembatasan bahan bakar melalui impor ilegal dan menyerukan penghentian segera semua pengiriman. Namun, Rusia dan China berulang kali mencegah komite sanksi mengeluarkan pernyataan semacam itu.
Misi Korut untuk PBB di New York belum menanggapi tuduhan tersebut.(Baca juga: Korut Bangun 2 Kapal Selam Baru, Satunya untuk Tembakkan Rudal Balistik )
Misi Rusia dan China ke Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar.(Baca juga: Rezim Kim Jong-un Dicurigai Latih Lumba-Lumba sebagai Tentara Perang )
Selama tiga tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) dan puluhan sekutunya menuduh Korut melanggar pembatasan bahan bakar melalui impor ilegal dan menyerukan penghentian segera semua pengiriman. Namun, Rusia dan China berulang kali mencegah komite sanksi mengeluarkan pernyataan semacam itu.
Misi Korut untuk PBB di New York belum menanggapi tuduhan tersebut.(Baca juga: Korut Bangun 2 Kapal Selam Baru, Satunya untuk Tembakkan Rudal Balistik )
(ber)
Lihat Juga :