Sistem Pertahanan Rudal Berbasis Laut AS Sukses Hancurkan ICBM
Rabu, 18 November 2020 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Pentagon tidak menyebutkan nama negara mana pun yang mungkin menjadi sumber ancaman rudal, tetapi banyak yang percaya sistem pertahanan rudal yang ditingkatkan sebagian besar dirancang untuk melindungi AS dari rudal Korea Utara (Korut).(Baca juga: Buntut Parade Militer Korut, Jepang akan Tingkatkan Sistem Pertahanan Rudal )
"Keberhasilan uji coba Selasa kemungkinan akan menarik minat khusus dari Korea Utara, yang pengembangan rudal balistik jarak antarbenua dan senjata nuklir adalah alasan utama Pentagon berusaha untuk mempercepat pembangunan sistem pertahanan misilnya selama dekade terakhir," tulis Associated Press dalam laporannya terkait uji coba tersebut.
Pyongyang terus mempertahankan moratorium uji coba nuklir dan rudal jarak jauh yang diberlakukannya sejak akhir 2017 lalu.
Namun, banyak yang percaya bahwa negara komunis itu dapat melakukan provokasi militer, mungkin melibatkan peluncuran ICBM, untuk menguji pemerintahan baru AS di bawah Joe Biden, yang akan dilantik pada 20 Januari mendatang.
Korut memperkenalkan ICBM terbesarnya yang kemungkinan memiliki jangkauan yang lebih jauh daripada rudal lainnya pada parade militer 9 Oktober lalu yang menandai peringatan 75 tahun berdirinya Partai Buruh yang berkuasa.(Baca juga: Korea Utara Pamerkan Rudal Balistik Antar Benua 'Monster' )
"Keberhasilan uji coba Selasa kemungkinan akan menarik minat khusus dari Korea Utara, yang pengembangan rudal balistik jarak antarbenua dan senjata nuklir adalah alasan utama Pentagon berusaha untuk mempercepat pembangunan sistem pertahanan misilnya selama dekade terakhir," tulis Associated Press dalam laporannya terkait uji coba tersebut.
Pyongyang terus mempertahankan moratorium uji coba nuklir dan rudal jarak jauh yang diberlakukannya sejak akhir 2017 lalu.
Namun, banyak yang percaya bahwa negara komunis itu dapat melakukan provokasi militer, mungkin melibatkan peluncuran ICBM, untuk menguji pemerintahan baru AS di bawah Joe Biden, yang akan dilantik pada 20 Januari mendatang.
Korut memperkenalkan ICBM terbesarnya yang kemungkinan memiliki jangkauan yang lebih jauh daripada rudal lainnya pada parade militer 9 Oktober lalu yang menandai peringatan 75 tahun berdirinya Partai Buruh yang berkuasa.(Baca juga: Korea Utara Pamerkan Rudal Balistik Antar Benua 'Monster' )
(ber)
Lihat Juga :