Sistem Pertahanan Rudal Berbasis Laut AS Sukses Hancurkan ICBM

Rabu, 18 November 2020 - 11:44 WIB
loading...
Sistem Pertahanan Rudal...
AS sukses melakukan uji coba sistem pertahanan rudal berbasis laut. Foto/Newsbreak
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) berhasil mencegat dan menghancurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) tiruan dalam uji coba terbaru sistem pertahanan rudal berbasis laut. Hal itu diungkapkan Departemen Pertahanan AS.

Uji coba dengan ICBM yang diluncurkan dari lokasi uji coba rudal AS di Kepulauan Marshall dilakukan pada Selasa pagi waktu setempat. Pentagon mengatakan dalam siaran persnya bahwa rudal Standard Missile-3 (SM-3) Block IIA yang diluncurkan dari kapal perusak AS di laut mencegat dan menghancurkan target.

"Ini adalah pencapaian luar biasa dan tonggak penting untuk program Aegis BMD SM-3 Blok IIA," kata Direktur Badan Pertahanan Rudal AS (MDA), Wakil Laksamana Jon Hill.



"Departemen (Pertahanan AS) sedang menyelidiki kemungkinan untuk menambah sistem Pertahanan Midcourse berbasis di darat dengan menerjunkan sensor tambahan dan sistem senjata untuk melindungi dari perkembangan tak terduga dalam ancaman rudal," tambahnya.

"Kami telah menunjukkan bahwa kapal yang dilengkapi BMD Aegis yang dilengkapi dengan rudal SM-3 Block IIA dapat mengalahkan target kelas ICBM, yang merupakan langkah dalam proses penentuan kelayakannya sebagai bagian dari arsitektur untuk pertahanan berlapis di tanah air,"tukas Hill seperti dikutip dari Yonhap, Rabu (18/11/2020).

Departemen Pertahanan AS mengatakan tes itu menandai uji penerbangan keenam dari sebuah kapal yang dilengkapi pertahanan rudal balistik Aegis menggunakan peluru kendali SM-3 Block IIA. Pentagon menambahkan tes itu awalnya dijadwalkan akan diadakan pada bulan Maret tetapi ditunda karena pembatasan yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved